BANGKA, IRRO – Perum Bulog Kantor Cabang Bangka menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 40 hingga 50 ton per hari. Penyaluran ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga beras sekaligus membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau.
Pimpinan Kantor Cabang Bulog Bangka, Dimas Wage Tantri, mengatakan penyaluran beras SPHP terus dilakukan melalui berbagai jalur distribusi. Dalam beberapa waktu terakhir, permintaan beras SPHP mulai meningkat seiring kenaikan harga beras di pasaran.
“Kalau kondisi harga beras sudah mulai naik, permintaan untuk SPHP sekarang boleh kita katakan sedikit meningkat dari sebelumnya,” ujar Dimas, Kamis (22/10/2026).
Ia menjelaskan, Bulog Bangka menyalurkan beras SPHP dalam jumlah puluhan ton setiap hari. Distribusi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga pasokan beras di tengah masyarakat dan membantu mengendalikan pergerakan harga.
“Sehari itu kami di 40 sampai 50 ton per hari menyalurkan beras SPHP ini. Memang tugas kami untuk menyebarkan beras SPHP supaya menjaga harga beras itu tidak naik,” katanya.
Menurut Dimas, penyaluran beras SPHP tidak hanya dilakukan melalui satu jalur. Bulog memanfaatkan sejumlah saluran distribusi agar beras dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.
“Penyalurannya melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah, kemudian kami juga bekerja sama dengan TNI dan Polri, serta melalui mitra pangan dan kios-kios yang ada di pasar,” jelasnya.
Ia mengatakan, masyarakat yang ingin membeli beras SPHP dapat mendatangi pasar atau kios yang menjadi mitra Bulog. Dengan cara tersebut, masyarakat bisa memperoleh beras SPHP melalui saluran penjualan yang telah bekerja sama dengan Bulog.
“Kalau masyarakat mau membeli beras SPHP, bisa langsung ke pasar atau kios-kios yang merupakan mitra Bulog,” ujarnya.
Dimas menambahkan, Bulog Bangka saat ini tidak melakukan penjualan beras SPHP secara langsung di depan kantor karena belum mendapat penugasan untuk menjalankan penjualan melalui jalur tersebut.
“Untuk penjualan langsung di depan kantor, kami belum ada penugasan. Jadi, masyarakat bisa mendapatkannya melalui mitra-mitra kami, termasuk kios yang ada di pasar,” katanya.
Salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap beras SPHP dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah di Kantor Camat Puding Besar, Kamis (22/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyalurkan 1,75 ton beras SPHP dengan harga Rp59.000 per kemasan 5 kilogram. Beras tersebut menjadi salah satu komoditas yang diburu masyarakat dalam kegiatan pangan murah itu.
Antusiasme masyarakat terlihat dari persediaan beras SPHP yang dibawa dalam kegiatan tersebut dan dilaporkan hampir habis.
Dimas berharap, melalui penyaluran rutin dan kerja sama dengan berbagai pihak, beras SPHP dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama saat harga beras di pasaran mengalami kenaikan.
Dengan distribusi mencapai 40 hingga 50 ton per hari, Bulog Bangka berupaya menjaga agar beras SPHP tersedia melalui berbagai saluran penjualan sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk mendapatkan beras dengan harga yang lebih terjangkau.




