Judi Online dan Narkoba Ancam Keluarga, Ini Pesan Wakapolda Babel

PANGKALPINANG, IRRO — Ancaman judi online dan peredaran gelap narkoba tak hanya menyasar individu, tetapi juga berpotensi merusak keharmonisan keluarga hingga masa depan generasi muda. Kondisi ini menjadi perhatian Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. Murry Mirranda.

Pesan tersebut disampaikan Murry saat memimpin kegiatan Subuh Keliling di Masjid Salsabila, Jalan Selan, Pangkalpinang, Sabtu (17/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap persoalan judi online dan narkoba sebagai masalah biasa. Keduanya dinilai dapat membawa dampak serius, mulai dari rusaknya masa depan anak muda hingga munculnya berbagai persoalan sosial dan tindak kriminalitas.

Murry menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian. Peran keluarga dan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah berbagai potensi kejahatan.

“Masalah Kamtibmas bukan hanya sekadar tugas kepolisian, melainkan tugas kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk bahu-membahu memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba dan mencegah tindak kejahatan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama antara warga dengan kepolisian menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kegiatan Subuh Keliling tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Babel mendukung Program Prioritas 100 Hari Kapolri melalui pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat.

Murry menjelaskan, pendekatan serupa juga dilakukan melalui kegiatan Jumat Keliling. Sementara itu, kegiatan Minggu Kasih di gereja direncanakan sebagai sarana mempererat hubungan dengan masyarakat lintas agama.

Ia mengingatkan jajarannya agar tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk mendengarkan aspirasi, menjaga silaturahmi, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Kami ingin Polri dicintai bukan karena kewenangannya, melainkan karena ketulusan pengabdiannya. Kami ingin masyarakat menghormati polisi bukan karena rasa takut, tetapi karena percaya,” ungkapnya.

Menurut Murry, kepercayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, ia berharap hubungan antara polisi dan warga terus diperkuat agar berbagai persoalan keamanan dapat dicegah melalui kepedulian dan kerja sama bersama.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *