PANGKALPINANG, IRRO – Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko meninjau langsung pelatihan coffee roasting di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Pangkalpinang, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Program POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran) untuk mendorong peningkatan keterampilan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut melanjutkan koordinasi antara Polresta Pangkalpinang dan Disnaker yang sebelumnya dilakukan dalam kegiatan POLIRAN di Warkop Bungtol, kawasan Bukit Baru, pada 22 Oktober 2026.
Dalam kunjungan itu, Indra didampingi Kasat Intelkam AKP Suman Sirait, Kasat Binmas AKP Hardi, dan Kasi Humas IPDA Teddy Asikin. Rombongan bertemu dengan Kepala Disnaker Kota Pangkalpinang Amrah Sakti beserta jajaran untuk membahas langkah penanganan pengangguran.
“Melalui Program POLIRAN ini, kami ingin mendorong kolaborasi dengan Disnaker dan pihak terkait agar masyarakat memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri,” katanya
Berdasarkan data yang disampaikan dalam koordinasi tersebut, jumlah pengangguran di Kota Pangkalpinang diperkirakan mencapai lebih dari 8.000 orang. Penanganannya dinilai membutuhkan langkah bersama, mulai dari pendataan pencari kerja hingga peningkatan kompetensi.
Salah satu upaya yang ditinjau adalah pelatihan coffee roasting berbasis unit kompetensi yang diselenggarakan Disnaker Kota Pangkalpinang bekerja sama dengan Opus Coffee Roastery.
Pelatihan tersebut memberikan pembinaan kepada peserta mengenai proses produksi kopi. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha sendiri.
“Selain membantu memperluas akses informasi lowongan pekerjaan, peningkatan keterampilan juga penting agar masyarakat mempunyai pilihan untuk mengembangkan potensi dan menciptakan peluang usaha,” ujarnya.
Koordinasi Polresta Pangkalpinang dan Disnaker turut membahas pendataan pencari kerja, penyebaran informasi lowongan pekerjaan, peningkatan keterampilan, serta pengembangan usaha mandiri.
Melalui sinergi tersebut, Program POLIRAN diharapkan dapat mendukung upaya penanganan pengangguran sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di Kota Pangkalpinang.










