Program Pelita Sentuh Sisi Kemanusiaan, 25 Tahanan Bangka Barat Dapat Pembinaan Rohani

BANGKA BARAT, IRRO – Sebanyak 25 tahanan di Polres Bangka Barat mengikuti pembinaan rohani melalui Program Pelita, Rabu (28/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi upaya kepolisian memberikan penguatan spiritual sekaligus membuka ruang bagi para tahanan untuk melakukan introspeksi diri selama menjalani proses hukum.

Pembinaan yang berlangsung di ruang tahanan Sat Tahti Polres Bangka Barat itu dimulai sekitar pukul 18.30 WIB dengan menghadirkan Ustaz Abdul Rhazak sebagai penceramah.

Bacaan Lainnya

Dalam penyampaiannya, Ustaz Abdul Rhazak mengajak para tahanan memahami bahwa setiap manusia tidak terlepas dari kesalahan. Namun, kesalahan masa lalu hendaknya menjadi pelajaran untuk memperbaiki sikap dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan serta membangun kesadaran diri.

Para tahanan mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh perhatian. Mereka juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada penceramah, sehingga pembinaan tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi turut memberikan ruang untuk berdialog dan merenungkan pesan-pesan keagamaan.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Yos Sudarso, mengatakan pembinaan rohani merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi mental dan spiritual para tahanan.

“Melalui Program Pelita, kami berharap para tahanan dapat memperoleh ketenangan batin, memperkuat keimanan, dan menjadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk introspeksi diri. Setiap orang perlu diberi ruang untuk belajar, memperbaiki diri, dan menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Yos.

Ia menegaskan, pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan melalui pembinaan dan perhatian terhadap sesama.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu para tahanan mengambil hikmah dari pengalaman yang sedang dihadapi serta menumbuhkan semangat untuk memperbaiki diri.

Melalui Program Pelita, Polres Bangka Barat berupaya menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek rohani dan mental sekaligus menjaga martabat setiap orang yang sedang menjalani proses hukum.

Program ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis kepolisian dengan harapan para tahanan dapat menjadikan masa yang dijalani sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *