PANGKALPINANG, IRRO – Membangun kedekatan dengan masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan formal. Mendengarkan langsung kebutuhan, masukan, dan persoalan warga juga menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian.
Hal tersebut dilakukan Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko, S.I.K., M.M., melalui kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat Gereja GKPB MDC di Jalan Bedukang 1 Nomor 23, Kelurahan Pasir Garam, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 jemaat tersebut menjadi kesempatan bagi Polresta Pangkalpinang untuk menjalin komunikasi sekaligus menyampaikan sejumlah program kepolisian yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Indra menegaskan bahwa Polri ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mencari solusi atas berbagai persoalan sosial.
“Kami ingin Polri selalu dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami bisa bertemu langsung, menjalin komunikasi, serta mengetahui berbagai hal yang menjadi perhatian masyarakat. Bagi kami, mendengarkan masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan kepolisian,” ujar Indra.
Ia mengatakan, persoalan sosial seperti pengangguran juga menjadi perhatian Polresta Pangkalpinang. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat mendukung program Polisi Peduli Pengangguran yang digagas Kapolri melalui kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang.
“Kami memiliki program Polisi Peduli Pengangguran. Melalui kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja, kami ingin membantu masyarakat yang sedang mencari pekerjaan agar mendapatkan informasi dan akses terhadap peluang kerja. Harapannya, program ini bisa membantu mengurangi pengangguran sekaligus menekan potensi kriminalitas,” jelasnya.
Selain persoalan pekerjaan, perhatian terhadap pendidikan juga menjadi salah satu upaya yang dilakukan Polresta Pangkalpinang.
Indra mengungkapkan, pihaknya telah membantu menyekolahkan sekitar 300 siswa melalui kerja sama dengan sejumlah fakultas yang memiliki dana hibah.
“Kami juga sudah membantu sekitar 300 siswa melalui kerja sama dengan beberapa fakultas yang memiliki dana hibah. Kami berharap apa yang dilakukan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk mendapatkan pendidikan,” ungkapnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap pendidikan merupakan bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan generasi penerus agar memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.
Pada kesempatan tersebut, Indra juga mengingatkan jemaat dan masyarakat secara umum agar tidak ragu menghubungi kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
Polresta Pangkalpinang menyediakan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kalau masyarakat mengalami kejadian atau membutuhkan bantuan polisi, jangan ragu untuk menghubungi layanan 110. Layanan ini gratis dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa kepolisian selalu terbuka terhadap laporan dan pengaduan,” tegasnya
Ia berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga berbagai persoalan yang muncul di lingkungan warga dapat diketahui dan ditangani dengan lebih baik.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan. Karena itu, mari kita terus membangun komunikasi dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” tambah Indra.
Kegiatan Minggu Kasih tersebut turut dihadiri Kabag SDM Polresta Pangkalpinang Kompol Rudolf Sitorus, S.H., Kasat Samapta AKP Riris Tawan April Sianturi, S.H., Kasat Tahti Iptu Andy Hendarwanto, S.H., M.H., serta Pendeta Sanema Aro Zagoto dan sekitar 100 jemaat Gereja GKPB MDC.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.45 WIB tersebut berjalan aman dan kondusif.










