Pangkalpinang, IrroNews.com — Kepengurusan baru Mualaf Center Indonesia Peduli (MCIP) Kota Pangkalpinang resmi dilantik pada Sabtu 26 September kemarin. Di bawah kepemimpinan Ketua MCIP Pangkalpinang Rizky Ihsan Zuhrial, kepengurusan baru tersebut membawa sejumlah program yang akan dijalankan dalam dua tahun ke depan.
Salah satu fokus utama kepengurusan baru MCIP Pangkalpinang adalah membantu mempercepat penyelesaian pembangunan Masjid Hodidjah yang berada di sekitar kawasan Stadion Pangkalpinang agar dapat segera difungsikan oleh masyarakat.
Rizky mengatakan, penyelesaian Masjid Hodidjah menjadi bagian dari visi kepengurusan yang dipimpinnya. Setelah pembangunan rampung, masjid tersebut diharapkan dapat digunakan untuk pelaksanaan salat lima waktu dan berbagai kegiatan keagamaan masyarakat sekitar.
“Visi kami dalam dua tahun ke depan adalah membantu penyelesaian Masjid Hodidjah yang ada di dekat Stadion agar bisa segera difungsikan dan berjalan hingga bisa dipergunakan untuk salat lima waktu oleh masyarakat sekitar,” ujar Rizky, Minggu (27/9/2026).
Untuk mendukung program tersebut, MCIP Pangkalpinang akan memberdayakan seluruh bidang yang ada dalam kepengurusan. Selain itu, jaringan kerja dengan pemerintah, organisasi perangkat daerah (OPD), unsur masyarakat dan berbagai pihak lainnya akan diperkuat.
“Lebih mempererat jaringan kepada pemerintah, OPD, unsur masyarakat dan semua pihak yang bisa membantu kami dalam menyelesaikan Masjid Hoddijah,” katanya.
Tak hanya pembangunan masjid, kepengurusan baru MCIP Pangkalpinang juga akan melanjutkan perhatian terhadap pembinaan dan pendampingan para mualaf.
Rizky mengatakan, pendampingan terhadap mualaf perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman keislaman, tetapi juga dapat membangun kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi mualaf yang memiliki keinginan untuk mengembangkan usaha, MCIP juga akan berupaya memberikan fasilitasi, termasuk apabila mereka ingin mendirikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Para mualaf yang sudah masuk Islam perlu terus kita bantu ukhuwah Islamiyah sehingga mereka bisa mandiri dalam berusaha. Terlebih apabila mereka ingin mendirikan UMKM, akan kita bantu fasilitasi,” ujarnya.
Sementara itu, pembinaan keagamaan bagi mualaf dilakukan melalui kajian yang digelar selepas salat Subuh setiap Minggu di Masjid. Materi kajian dimulai dari hal-hal mendasar mengenai Islam sehingga dapat menambah ilmu dan wawasan para mualaf maupun jemaah.
Rizky berharap, setelah dilantiknya kepengurusan baru, MCIP Kota Pangkalpinang dapat memperluas kiprahnya di tengah masyarakat.
“Harapan saya untuk MCIP Pangkalpinang di bawah kepemimpinan kami dan kawan-kawan pengurus lainnya semoga bisa berkiprah lebih luas dan lebih jauh,” katanya.
Ia menegaskan, salah satu target penting kepengurusan baru tersebut adalah menyelesaikan pembangunan sekaligus memakmurkan Masjid Hodidjah setelah nantinya dapat difungsikan.
“Utamanya adalah menyelesaikan Masjid Hodidjah secepat mungkin serta memakmurkannya. Karena ketika sudah ada masjid dan itu sudah berdiri, maka tugas kita sebagai umat adalah memakmurkan masjid tersebut, bukan untuk memperkaya diri sendiri atau sebagainya,” pungkas Rizky.










