Pangkalpinang, IrroNews.com — Pendidikan anak usia dini tidak hanya berbicara tentang kemampuan membaca, berhitung, maupun mengenal lingkungan. Nilai kepedulian dan kebiasaan berbagi juga mulai ditanamkan kepada anak-anak melalui kegiatan sosial.
Hal tersebut terlihat dari keluarga besar TK Nurul Haqi yang menggalang kepedulian untuk saudara-saudara yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi sebesar Rp2.015.000 kemudian dipercayakan kepada LAZISMU Pangkalpinang untuk disalurkan kepada penerima manfaat.
Kepala TK Nurul Haqi, Tri Wiyanti, S.Pd., mengatakan kegiatan berbagi menjadi salah satu cara untuk mengenalkan nilai kemanusiaan kepada anak-anak sejak usia dini.
Menurutnya, anak-anak perlu dibiasakan untuk melihat kondisi orang lain dan belajar memahami bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian serta bantuan.
“Melalui kegiatan berbagi dan membantu sesama, anak-anak tidak hanya diajarkan tentang pendidikan di dalam kelas, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Tri.
Ia menilai pembelajaran tentang kepedulian akan lebih mudah dipahami anak ketika mereka dilibatkan langsung dalam kegiatan berbagi.
Karena itu, donasi yang diberikan keluarga besar TK Nurul Haqi tidak hanya dipandang sebagai bantuan dalam bentuk materi, tetapi juga bagian dari proses pendidikan karakter.
“Semoga apa yang kami berikan ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT dan menjadi amal kebaikan bagi anak-anak serta keluarga besar TK Nurul Haqi,” katanya.
Sementara itu, Ketua LAZISMU Pangkalpinang, Rifki Wirmansyah, mengapresiasi kepercayaan keluarga besar TK Nurul Haqi yang menitipkan donasi melalui lembaganya.
Rifki mengatakan kepedulian yang muncul dari lingkungan pendidikan anak usia dini menjadi hal yang positif. Menurutnya, nilai kebaikan dapat ditanamkan sejak kecil dan diharapkan terus terbawa hingga anak-anak tumbuh dewasa.
“LAZISMU Kota Pangkalpinang hari ini kembali menerima dan menyalurkan amanah donasi kemanusiaan dari TK Nurul Haqi sebesar Rp2.015.000 untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” ujar Rifki, Senin (7/9/2026).
Ia menyebut kepedulian tersebut menunjukkan bahwa membantu sesama tidak harus menunggu seseorang memiliki kemampuan ekonomi yang besar.
“Kebaikan tidak mengenal usia. Dari kepedulian anak-anak dan keluarga besar TK Nurul Haqi, lahir sebuah bantuan yang menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.
Rifki juga memastikan amanah donasi tersebut akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di NTT.
“Terima kasih atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga setiap rupiah yang disedekahkan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita di NTT,” katanya.
Ia berharap semakin banyak lingkungan sekolah maupun masyarakat yang menjadikan kegiatan berbagi sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Menurut Rifki, kepedulian yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi langkah kecil untuk membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
“Mari terus bersama menebarkan kebaikan dan mencerahkan semesta,” pungkasnya.










