Pangkalpinang, IrroNews.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang mulai menyiapkan penataan kawasan Taman Mandara agar kembali berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dan area publik yang nyaman bagi masyarakat.
Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Fahrizal, mengatakan Taman Mandara sejatinya memang diperuntukkan sebagai taman kota. Namun, selama ini kawasan tersebut belum dikelola secara optimal sehingga belum mampu menjalankan fungsinya sebagai ruang publik.
“Memang peruntukannya sudah taman, hanya selama ini belum berfungsi dengan baik. Ada aktivitas yang kurang sesuai, seperti pedagang yang berjualan di dalam kawasan. Ke depan akan kita tertibkan agar benar-benar menjadi area publik yang bisa dinikmati bersama,” ujar Fahrizal usai kegiatan gotong royong bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, penataan akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan kawasan taman seluas sekitar 2,5 hektare. Fokus awal pemerintah adalah merapikan area taman agar masyarakat dapat memanfaatkannya untuk berolahraga, bersantai, maupun berkumpul bersama keluarga.
“Kita rapikan dulu supaya orang nyaman beraktivitas. Harapannya nanti Taman Mandara bisa hidup seperti Tamansari maupun Dilova yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada hari libur,” katanya.
Fahrizal menambahkan, keberadaan ruang terbuka hijau menjadi salah satu kebutuhan penting di kawasan perkotaan. Karena itu, DLH berupaya menghidupkan kembali fungsi taman sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, memastikan Pemerintah Kota akan mendukung penuh penataan kawasan Taman Mandara dengan melengkapi berbagai fasilitas pendukung.
Menurutnya, kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, jogging, hingga menggelar berbagai kegiatan kemasyarakatan dan kepemudaan.
“Ke depan kawasan ini akan kita siapkan lebih baik lagi. Nanti masyarakat bisa berolahraga, jogging, berkegiatan, dan kita lengkapi juga dengan fasilitas seperti toilet, tempat sampah, serta petugas yang akan menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan,” kata Saparudin.
Selain melengkapi fasilitas, pemerintah juga akan menata aktivitas di dalam kawasan, termasuk pedagang yang selama ini menempati area taman, sehingga fungsi Taman Mandara sebagai ruang terbuka hijau dapat berjalan secara optimal dan menjadi salah satu destinasi ruang publik baru di Kota Pangkalpinang.










