Pemkot Pangkalpinang Siapkan Tiga Kali Lagi Gerakan Pangan Murah Sepanjang 2026

PANGKALPINANG, IRRO – Pemerintah Kota Pangkalpinang masih menyiapkan tiga kali pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) tambahan hingga akhir 2026 sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Rencana tersebut terdiri dari satu kali kegiatan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) serta dua kali kegiatan secara mandiri.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri, S.P., mengatakan pelaksanaan GPM berikutnya akan mempertimbangkan sejumlah faktor, terutama kondisi cuaca dan ketersediaan lokasi.

“Kalau APBD melalui APBD Perubahan itu satu kali lagi, terus kalau mandiri itu sebenarnya bisa kapan saja, tapi kami juga melihat faktor cuaca, terus juga lokasi,” kata Yiyi saat ditemui dalam kegiatan GPM di Kecamatan Tamansari, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, kegiatan GPM secara mandiri memiliki fleksibilitas waktu pelaksanaan karena tidak bergantung pada jadwal penggunaan anggaran APBD. Namun, pemerintah tetap mempertimbangkan kondisi lapangan agar kegiatan dapat berjalan efektif.

Yiyi menjelaskan, GPM mandiri kali ini melibatkan tiga vendor yang menyediakan komoditas kebutuhan pokok yang dinilai paling dibutuhkan masyarakat.

“Untuk pasokan beras, pemerintah bekerja sama dengan Perum Bulog dengan menyediakan stok awal sebanyak dua ton. Apabila persediaan tersebut habis dan permintaan masyarakat masih tinggi, stok dapat ditambah satu ton lagi,” katanya.

Ia berharap rangkaian kegiatan GPM yang telah direncanakan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Pangkalpinang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *