Pangkalpinang, IrroNews.com – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dody Kusdian mendorong Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna mendukung pengembangan sektor pendidikan di daerah.
Hal itu disampaikan Dody saat kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang berlangsung di Aula SMA Negeri 2 Pangkalpinang, Jumat (15/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti berbagai persoalan pendidikan hingga kondisi keuangan daerah.
Menurut Dody, penguatan BUMD sebenarnya sudah lama direncanakan, namun hingga kini belum berjalan maksimal.
“Regulasinya sebenarnya sudah ada sejak pemerintahan sebelumnya, tetapi sampai sekarang belum benar-benar dijalankan,” kata Dody.
Ia menilai keberadaan BUMD dapat membantu sekolah dalam mempercepat penyerapan anggaran sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk kebutuhan pendidikan.
Meski demikian, Dody mengingatkan agar penguatan BUMD juga dibarengi kesiapan sumber daya manusia (SDM), sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Jangan hanya fokus menambah tenaga administrasi atau guru lewat BUMD, tetapi kualitas SDM juga harus dipersiapkan,” ujarnya.
Dalam reses tersebut, Dody juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang dinilai semakin terbatas. Menurut dia, penurunan APBD membuat pemerintah harus mencari solusi kreatif untuk mendukung dunia pendidikan.
Salah satu langkah yang diusulkan ialah mengarahkan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan perkebunan sawit untuk sektor pendidikan.
Ia menilai selama ini pemanfaatan CSR masih bersifat bantuan sesaat atau charity, padahal potensinya cukup besar jika dikelola secara terarah.
“Kalau CSR perusahaan sawit diarahkan untuk pendidikan, nilainya bisa sangat besar dan dapat membantu tanpa terlalu bergantung pada APBD,” katanya.
Selain itu, Dody juga meminta pemerintah daerah memperkuat pendidikan vokasi melalui kerja sama dengan kementerian maupun dunia industri.
Menurut dia, pola kerja sama seperti yang diterapkan salah satu sekolah di Belitung bersama Kementerian Perindustrian dapat menjadi contoh dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan tenaga kerja di Bangka Belitung.
“Tolong arahkan kebijakan untuk membantu dunia pendidikan kita agar lebih maju,” ujarnya.










