Pangkalpinang, IrroNews.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang memperkuat langkah intervensi pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan menyiapkan penyaluran bantuan pangan dari Perum Bulog ke seluruh kelurahan.
Total bantuan yang akan disalurkan mencapai 440 ton beras dan minyak goreng, yang ditujukan untuk menjaga stabilitas harga serta membantu kebutuhan pokok masyarakat di tengah potensi kenaikan permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Desy Ayutrisna, mengatakan bahwa distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Kecamatan Gabek sebelum menjangkau wilayah lainnya.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah.
“Intervensi pangan ini penting untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, terutama menjelang Idul Adha,” ujarnya saat meninjau gudang Bulog, Rabu (20/5/2026).
Selain penyaluran bantuan, pemerintah daerah juga memperketat pemantauan harga di pasar tradisional melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pergerakan harga sejumlah komoditas masih dalam batas wajar meski terdapat kenaikan di beberapa bahan pokok.
Dari hasil pemantauan sementara, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, namun belum berdampak signifikan terhadap stabilitas inflasi daerah.
Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan bahwa kombinasi antara intervensi pangan, distribusi bantuan, dan pengawasan harga menjadi kunci dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah, khususnya menjelang periode hari besar keagamaan.










