PANGKALPINANG, IRRO – Menjaga kesehatan tidak harus menunggu seseorang jatuh sakit. Kebiasaan hidup aktif justru perlu dibangun sejak dini, bahkan bisa dimulai dari aktivitas sederhana seperti berjalan kaki.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, saat menghadiri kegiatan jalan santai di Taman Dealova, Minggu (1/11/2026).
Menurut Saparudin, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari. Olahraga tidak seharusnya dipandang sebagai aktivitas yang hanya dilakukan ketika memiliki waktu luang atau ketika seseorang ingin mendapatkan manfaat kebugaran tertentu.
“Jangan menunggu sakit baru kemudian memperhatikan kesehatan. Lebih baik kita menjaga kesehatan sejak sekarang melalui pola hidup yang baik, termasuk rutin berolahraga,” ujar Saparudin.
Ia menilai, salah satu tantangan dalam membangun masyarakat yang sehat adalah menumbuhkan kesadaran bahwa aktivitas fisik tidak selalu membutuhkan biaya, peralatan khusus, maupun tempat olahraga tertentu.
Berjalan kaki, menurutnya, dapat menjadi pilihan sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk mulai membiasakan tubuh bergerak.
“Olahraga itu tidak harus selalu berat atau membutuhkan fasilitas khusus. Berjalan kaki juga merupakan salah satu aktivitas fisik yang baik untuk kesehatan. Yang terpenting adalah bagaimana kita membiasakan diri untuk bergerak dan melakukannya secara rutin,” katanya.
Saparudin juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup aktif dari lingkungan keluarga. Sebab, kesadaran menjaga kesehatan akan lebih mudah tumbuh apabila orang tua turut memberikan contoh kepada anak-anak.
Ia berharap olahraga tidak hanya menjadi kegiatan sesekali ketika ada agenda tertentu, tetapi berkembang menjadi bagian dari rutinitas masyarakat.
Menariknya, kegiatan jalan santai yang digelar Pemuda Pancasila dalam rangka menyemarakkan HUT ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut turut diikuti masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Saparudin mengapresiasi keterlibatan anak-anak hingga lanjut usia (lansia). Baginya, olahraga bersama juga memiliki manfaat sosial karena membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan mempererat hubungan antargenerasi.
“Saya senang melihat kegiatan seperti ini diikuti berbagai kalangan. Ada anak-anak, orang dewasa, hingga para lansia. Artinya, olahraga dan kegiatan kebersamaan bisa menjadi ruang bagi semua orang untuk berpartisipasi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Saparudin juga membagikan hadiah kepada peserta, termasuk anak-anak dan lansia yang mengikuti kegiatan.
Ia berharap kesadaran menjaga kesehatan semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki dapat menjadi awal perubahan pola hidup yang lebih baik.
“Harapan kita, masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dirinya dan keluarganya. Kalau masyarakat sehat, tentu aktivitas sehari-hari juga bisa berjalan lebih baik. Mari kita mulai dari hal sederhana, salah satunya dengan membiasakan berjalan kaki dan berolahraga,” tutupnya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang jatuh pada 21 November 2026.










