Di Milad ke15, Unmuh Babel Pacu Penguatan Akademik, Bidik PPG hingga Tambah Dosen Doktor

Pangkalpinang, IrroNews.com — Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung terus memperkuat kapasitas akademiknya di tengah perkembangan kampus yang memasuki usia ke-15 tahun. Sejumlah target disiapkan, mulai dari pembukaan Pendidikan Profesi Guru (PPG), penambahan program studi, hingga peningkatan jumlah dosen bergelar doktor.

Rektor Unmuh Babel, Fadillah Sabri, mengatakan penguatan akademik menjadi bagian penting dalam tahapan pengembangan kampus. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pertumbuhan kelembagaan.

“Target kita adalah untuk 2026-2027 itu yang pertama adalah PPG, Pendidikan Profesi Guru,” kata Fadillah.

Selain PPG, pihaknya juga menargetkan peningkatan jumlah dosen yang memiliki kualifikasi doktor. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.

“Yang kedua adalah kita berharap penguatan sumber daya manusia, memperbanyak doktor,” ujarnya.

Fadillah menyebut, saat ini Unmuh Babel telah memiliki belasan dosen bergelar doktor. Namun, jumlah tersebut masih akan terus ditingkatkan melalui program pendidikan lanjutan bagi para dosen.

“Kita targetkan ada lima orang yang kita sekolahkan untuk doktor pada 2026-2027,” katanya.

Menurut Fadillah, pengembangan kualitas dosen tidak hanya dilakukan melalui pendidikan di dalam negeri. Sejumlah dosen Unmuh Babel juga telah dan sedang menempuh pendidikan di luar negeri.

“Beberapa dosen kita sudah ada yang sekolah di luar negeri dan sedang sekolah di luar negeri,” ujarnya.

Di sisi lain, penguatan akademik Unmuh Babel juga ditandai dengan bertambahnya jumlah program studi. Pada 2026, jumlah program studi yang dimiliki kampus tersebut meningkat dari 10 menjadi 12 program studi.

“Alhamdulillah prodi kita sekarang bertambah dua, dari tadi 10 menjadi 12,” ungkap Fadillah.

Ia mengaku bersyukur karena penambahan dua program studi tersebut dapat terealisasi di luar target yang sebelumnya ditetapkan kampus.

“Di 2026 ini, di usia ini saya bersyukur adanya ini di luar target,” katanya.

Tak berhenti pada penambahan program studi, Unmuh Babel juga menyiapkan pengembangan pendidikan pada jenjang pascasarjana. Salah satunya melalui rencana pembukaan program studi Ilmu Lingkungan.

“Kita juga menargetkan untuk membuka pascasarjana Ilmu Lingkungan,” kata Fadillah.

Menurutnya, bidang lingkungan memiliki urgensi tersendiri bagi daerah sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan pemahaman lebih mendalam mengenai persoalan tersebut.

“Ilmu lingkungan ini penting karena kita membutuhkan sumber daya manusia yang memahami persoalan lingkungan,” ujarnya.

Fadillah menegaskan, berbagai pengembangan tersebut merupakan bagian dari strategi Unmuh Babel untuk memperkuat eksistensi kampus. Saat ini jumlah mahasiswa aktif Unmuh Babel tercatat hampir 2.100 mahasiswa.

“Memang kami ada tiga tahapan, mulai dari internalisasi, kemudian eksternalisasi, kemudian eksistensi,” jelasnya.

Ia mengatakan, tahapan tersebut menjadi pijakan Unmuh Babel dalam menyusun arah pengembangan kampus untuk jangka panjang.

“Eksistensi itu adalah nanti 2034 kami akan diakui sebagai kampus yang berdaya saing di tingkat internasional,” tegas Fadillah.

Karena itu, penguatan program studi, peningkatan kualitas dosen, serta pengembangan pendidikan profesi dan pascasarjana dinilai menjadi bagian penting untuk mencapai target tersebut.

“Kita ingin terus memperkuat sumber daya manusia dan kualitas kampus, sehingga target kita ke depan bisa tercapai,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *