Refreshing AIK 2026 Dorong Lahirnya Komandan Unmuh Babel yang Tegas, Berintegritas, dan Dicintai Tim

Pangkalpinang, IrroNews.com - Di tengah tantangan pengelolaan perguruan tinggi yang semakin kompleks, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) terus memperkuat kualitas kepemimpinan para pejabat strukturalnya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui kegiatan Refreshing Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) 2026 yang digelar di Gedung Rusli Rachman Unmuh Babel, Sabtu (6/6/2026).

Sebanyak 67 dosen dan tenaga kependidikan yang mengemban amanah tambahan sebagai komandan atau pejabat struktural mengikuti kegiatan tersebut. Tidak sekadar menjadi forum penguatan ideologi Muhammadiyah, kegiatan ini juga dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan mampu menggerakkan tim secara efektif.

Kepala Biro Pengembangan Sumber Daya Universitas dan Hubungan Persyarikatan (P2SDUHP) Unmuh Babel, Zuriyat Ifada, S.E., M.M., menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah institusi pendidikan tinggi sangat ditentukan oleh kualitas para pemimpinnya.

“Perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang semakin dinamis. Karena itu, para komandan tidak cukup hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga harus memiliki kedalaman nilai, kemampuan membangun kolaborasi, serta komitmen kuat terhadap misi Persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Unmuh Babel menghadirkan dua narasumber nasional yang membahas kepemimpinan dari perspektif Muhammadiyah. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Faiz Rafdhi, M.Kom., Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah, dengan tema *“Kepribadian Muhammadiyah: Menjadi Pribadi/Komandan Unmuh yang Mukhlisun dan Berkemajuan.”* Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya keikhlasan, integritas, dan semangat berkemajuan sebagai fondasi utama seorang pemimpin.

Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Dr. Bahtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Melalui materi *“PHIWM: Mengelola Tim dan Menjaga Amanah Kampus untuk Menjadi Komandan Berkemajuan (Tegas, Berwibawa, dan Dicintai),”* ia mengajak peserta memahami bahwa kepemimpinan yang efektif tidak hanya bertumpu pada kewenangan, tetapi juga pada kemampuan membangun kepercayaan dan kedekatan dengan anggota tim.

Penyampaian materi yang komunikatif dan penuh ilustrasi praktis membuat suasana forum berlangsung hidup. Peserta tidak hanya mendapatkan penguatan konsep, tetapi juga refleksi nyata mengenai tantangan kepemimpinan yang mereka hadapi sehari-hari di unit kerja masing-masing.

Diskusi yang dipandu oleh M. Tohir, S.Hum., M.Pd. dan Romadhon, S.T., M.Pd. berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan, pengalaman, dan gagasan berkembang dalam forum, menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan di lingkungan kampus.

Menurut Zuriyat, kegiatan ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang universitas dalam membangun budaya organisasi yang unggul. Ia berharap para komandan mampu menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sekaligus menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kepemimpinan yang solid, visioner, dan berintegritas. Ke depan, kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin tahunan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah agar wawasan dan pengalaman kepemimpinan yang diperoleh semakin luas,” katanya.

Dengan penguatan nilai dan kapasitas kepemimpinan yang berkelanjutan, Unmuh Babel optimistis dapat terus melahirkan pemimpin-pemimpin kampus yang profesional, berkemajuan, serta mampu membawa universitas semakin unggul dalam mewujudkan cita-cita Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *