Uji Ketahanan dalam Sehari, Wulan Sabet Empat Medali dari Empat Bidang Berbeda

Pangkalpinang, IrroNews.com — Tidak banyak jeda, tidak pula ruang untuk lengah. Dalam rentang waktu kurang dari sepuluh jam, Wulan Mai Sendi harus menyelesaikan empat lomba berbeda secara beruntun. Bagi sebagian orang, satu lomba saja sudah menguras energi. Namun bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung ini, hari itu justru menjadi titik pembuktian.

Sabtu, 26 April 2026, sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, Wulan menghadapi serangkaian kompetisi daring yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas). Tanpa sorak penonton atau suasana kompetisi yang riuh, ia hanya ditemani layar laptop dan waktu yang terus berjalan.

Dalam kondisi tersebut, fokus menjadi kunci utama. Jeda antar lomba yang singkat membuatnya nyaris tanpa waktu istirahat. Namun, tekanan itulah yang justru menguji ketahanan mentalnya.

Wulan mengungkapkan, keikutsertaannya berawal dari rasa penasaran. Ia tidak memiliki target besar saat mendaftar.

“Awalnya cuma ingin mencoba kemampuan diri sendiri. Tidak ada target tinggi,” ujarnya.

Namun, proses yang dijalani perlahan mengubah cara pandangnya. Sebagai penerima beasiswa KIP, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk terus berkembang. Konsistensi belajar menjadi kebiasaan yang ia jaga, meski rasa lelah kerap datang.

Usaha tersebut berbuah manis. Dari empat lomba yang diikuti dalam satu hari, Wulan berhasil membawa pulang dua medali emas di bidang Matematika dan Ekonomi, satu medali perak di Bahasa Indonesia, serta satu medali perunggu di Akuntansi.

Hasil tersebut diumumkan pada 28 April 2026 pukul 14.00 WIB. Momen itu menjadi kejutan besar bagi Wulan yang sebelumnya hanya berharap meraih hasil sederhana.

“Senang banget, apalagi ini pertama kali dapat medali emas. Tidak menyangka bisa sampai di titik ini,” katanya.

Prestasi lintas bidang yang diraih dalam waktu singkat menunjukkan tidak hanya kemampuan akademik, tetapi juga daya tahan, fokus, dan manajemen waktu yang kuat.

Kepala Program Studi Pendidikan Matematika, Putri Cahyani Agustine, M.Pd., menilai capaian tersebut sebagai bukti bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkembang di berbagai bidang sekaligus.

“Ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berprestasi tidak hanya di satu bidang, tetapi lintas disiplin ilmu. Semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain,” ujarnya.

Kini, capaian tersebut menjadi pijakan awal bagi Wulan untuk melangkah lebih jauh. Bagi dirinya, keberhasilan itu bukan akhir, melainkan bagian dari proses panjang yang masih terus berjalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *