Digitalisasi Pembelajaran Jadi Strategi Unmuh Babel Perkuat Kesiapan TKA Matematika Siswa SDN 17 Tempilang

Tempilang, IrroNews.com – Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu strategi yang diterapkan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) dalam membantu siswa sekolah dasar mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Strategi tersebut diwujudkan melalui Pelatihan TKA Matematika Berbasis Platform Digital Terintegrasi bagi murid kelas VI SDN 17 Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, yang digelar pada 6–7 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Terintegrasi KKN Unmuh Babel. Selain memberikan latihan soal, program tersebut memperkenalkan pola belajar yang memungkinkan siswa mengakses materi dan pembahasan melalui berbagai platform digital.

Dosen Pendidikan Matematika Unmuh Babel, Rajab Vebrian, M.Pd., bersama Dosen Pendidikan Agama Islam Unmuh Babel, Adi Saputra, M.Pd.I., memberikan pendampingan selama pelatihan.

Rajab menjelaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelatihan adalah membangun kemampuan siswa memahami soal sebelum menentukan cara penyelesaian.

Menurutnya, kemampuan tersebut penting karena siswa tidak cukup hanya menghafal rumus. Mereka perlu mampu menemukan informasi penting dalam soal, menentukan konsep matematika yang sesuai, kemudian memilih langkah penyelesaian secara tepat.

“Tidak sekadar berlatih mengerjakan soal, murid diarahkan untuk memahami persoalan yang diberikan secara menyeluruh,” ujar Rajab.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan memanfaatkan WhatsApp, Google Form, dan YouTube sebagai bagian dari pembelajaran terintegrasi.

Google Form digunakan untuk latihan dan pengerjaan soal, sementara YouTube dimanfaatkan untuk memberikan pembahasan yang dapat ditonton kembali oleh siswa. Adapun WhatsApp digunakan sebagai media komunikasi dan penyampaian informasi selama proses pendampingan.

Siswa juga diperkenalkan dengan saluran TKA Matematika SD di WhatsApp sehingga proses belajar dapat dilanjutkan secara mandiri setelah kegiatan tatap muka selesai.

Dengan pola tersebut, siswa memiliki kesempatan untuk kembali mempelajari soal dan pembahasan yang telah diberikan. Pemanfaatan platform digital juga diharapkan dapat membuat proses belajar lebih fleksibel dan tidak terbatas pada waktu pelatihan.

Selain aspek akademik, pendampingan juga memberikan penguatan mengenai pentingnya kesiapan mental dan spiritual sebelum menghadapi tes.

Adi Saputra mengajak para siswa membiasakan diri berdoa sebelum belajar sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon ilmu dan pemahaman kepada Allah SWT.

“Persiapan menghadapi tes tidak hanya membutuhkan usaha dalam belajar, tetapi juga perlu disertai doa,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Unmuh Babel berharap siswa kelas VI SDN 17 Tempilang tidak hanya lebih siap menghadapi TKA Matematika, tetapi juga memiliki kebiasaan belajar yang lebih sistematis dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran.

Program ini sekaligus memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi pembelajaran secara langsung di sekolah dasar melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam PkM Terintegrasi KKN.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *