IrroNews.com — Nama Felip Jhon Suson atau yang lebih dikenal sebagai Ken SB19 menjadi salah satu sosok yang menarik perhatian dalam perkembangan musik P-pop di Filipina. Selain dikenal sebagai anggota SB19, Ken juga membangun identitasnya sebagai penyanyi solo dengan nama panggung FELIP.
Ken lahir pada 12 Januari 1997 dan berasal dari Lakewood, Zamboanga del Sur, Filipina. Ia tumbuh dalam keluarga yang memiliki latar belakang pelayanan gereja. Kecintaannya terhadap musik mulai berkembang sejak kecil, salah satunya melalui lingkungan keluarganya yang dekat dengan musik gereja. (Felip)
Sebelum terjun penuh ke dunia musik, Ken sempat menempuh pendidikan arsitektur. Namun, kecintaannya terhadap seni pertunjukan membuatnya lebih serius mengejar karier di bidang hiburan. Ia juga aktif dalam kelompok dance cover sebelum mengikuti audisi dan menjalani masa pelatihan yang kemudian membawanya menjadi bagian dari SB19. (Felip)
Menjadi Bagian dari SB19
Ken merupakan salah satu dari lima anggota SB19 bersama Pablo, Josh, Stell, dan Justin. Grup tersebut debut pada Oktober 2018 melalui lagu “Tilaluha” dan mulai mendapatkan perhatian luas setelah lagu serta video dance “Go Up” menjadi viral pada 2019. (Sony Music)
Di dalam SB19, Ken dikenal sebagai main dancer, lead vocalist dan lead rapper. Perjalanan grup tersebut kemudian berkembang hingga membawa P-pop Filipina ke panggung internasional.
SB19 menjadi grup Filipina yang mendapat nominasi Billboard Music Awards pada 2021. Lagu “GENTO” juga mencatatkan prestasi dengan masuk ke Billboard World Digital Song Sales. Perjalanan mereka berlanjut dengan berbagai karya dan pertunjukan internasional. (Sony Music entertainment)
Pada 2026, SB19 kembali memperluas jangkauan internasionalnya. Sony Music mencatat grup tersebut tampil di Summer Sonic Osaka dan Tokyo pada Agustus 2026. (Sony Music)
Membangun Karier sebagai FELIP
Di luar SB19, Ken menggunakan nama FELIP untuk perjalanan solonya. Ia memulai karier solo pada 2021 melalui lagu “Palayo”.
Langkah tersebut menjadi awal bagi FELIP untuk mengeksplorasi warna musik yang berbeda dari karya SB19. Ia kemudian merilis “Bulan” pada 2022, sebuah karya yang menggabungkan hip-hop, rap, rock dan unsur budaya Filipina. Pada tahun yang sama, FELIP tercatat sebagai artis Filipina sekaligus Asia Tenggara pertama yang tampil dalam program Grammy Global Spin. (Felip)
Karier solonya berlanjut melalui EP “COM.PLEX” pada 2023. Karya tersebut memuat sejumlah lagu seperti “ROCKSTA”, “CRIMINAL” dan “DRINKSMOKE”. Pada 2024, FELIP kemudian merilis album penuh “7sins” yang mengangkat konsep tujuh dosa besar sebagai bagian dari tema albumnya. (GMA Network)
Tidak berhenti pada karya solo, FELIP juga terlibat dalam berbagai kolaborasi. Salah satunya adalah kolaborasi dengan rapper dan produser Jepang SKY-HI melalui lagu “ID”. Ia juga memiliki sejumlah karya bersama musisi lain, termasuk “FLYYY” dan “Pagdali”. (Felip)
Tak Hanya Musik
FELIP juga mengembangkan aktivitasnya di luar musik. Ia mendirikan dan memimpin label fashion SUPERIOR SON, sebuah merek streetwear yang menjadi bagian dari ekspresi kreatifnya.
Ketertarikannya terhadap fashion turut membuatnya mendapat perhatian sejumlah publikasi mode. Profil FELIP mencatat bahwa dirinya pernah mendapat sorotan dari Vogue dan Nylon. (Felip)
Sementara itu, kiprahnya sebagai musisi terus berkembang. Pada Mei 2026, FELIP menggelar pertunjukan bertajuk “Sulfur” di Makati City, Filipina. Pertunjukan tersebut menawarkan dua kategori tiket, yakni General Admission seharga 5.000 peso Filipina dan Superior Pass seharga 10.000 peso Filipina. (GMA Network)
Perjalanan Ken menunjukkan bagaimana seorang anggota grup P-pop dapat membangun identitas artistiknya sendiri tanpa meninggalkan grup yang membesarkan namanya.
Dari seorang anak muda yang pernah menempuh pendidikan arsitektur, aktif dalam dance cover, kemudian menjalani masa pelatihan hingga menjadi bagian dari SB19, Ken kini berkembang menjadi FELIP dengan karakter musik dan visual yang semakin kuat.
Di tengah pertumbuhan P-pop di pasar global, perjalanan Ken bersama SB19 dan FELIP menjadi salah satu contoh bagaimana talenta Filipina terus memperluas ruangnya di industri musik internasional.




