Perpanjangan MoU Jadi Momentum Penguatan Peran Kampus dalam Pembangunan Bangka Tengah

Pangkalpinang, IrroNews.com – Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah kembali memperkuat sinergi melalui pembahasan perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU), Rabu (8/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Gedung Rektorat Unmuh Babel ini menitikberatkan pada penguatan kontribusi nyata kampus dalam pembangunan daerah.

Diskusi yang dikemas dalam forum kelompok terpumpun tersebut dihadiri Wakil Rektor I Unmuh Babel, Dr. Pratiwi Amelia, didampingi Kepala KUIK Haiyudi, serta jajaran dekan dan ketua program studi. Dari pihak pemerintah daerah, hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka Tengah, Wahyu Nurrakhman bersama tim.

Dalam forum tersebut, kedua belah pihak tidak hanya membahas perpanjangan kerja sama, tetapi juga mengevaluasi program yang telah berjalan serta merumuskan arah kolaborasi ke depan.

Pratiwi Amelia menekankan bahwa hubungan antara Unmuh Babel dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah telah terjalin cukup lama dan menghasilkan berbagai program yang berdampak. Menurutnya, pembaruan MoU ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas kerja sama sekaligus menghadirkan inovasi baru.

“Kerja sama ini bukan hal baru, melainkan kelanjutan dari program yang sudah berjalan. Ke depan, kita ingin memperkuat dan menyempurnakan, termasuk menghadirkan inovasi yang lebih relevan bagi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa masa berlaku MoU sebelumnya telah berakhir, sehingga pembaruan menjadi langkah penting agar kolaborasi dapat terus berlanjut secara formal dan terarah.

Sementara itu, Wahyu Nurrakhman menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui kontribusi keilmuan dan keterlibatan mahasiswa di lapangan.

Menurutnya, keberadaan kampus Unmuh Babel yang berada di wilayah administratif Bangka Tengah menjadi potensi strategis untuk mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

“Kami berharap kampus dapat terus berkontribusi, baik melalui ide-ide inovatif maupun keterlibatan mahasiswa, khususnya dalam kegiatan pengabdian seperti KKN yang menyentuh langsung masyarakat desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga membuka peluang bagi pihak universitas untuk menginisiasi program-program baru yang dapat menjawab tantangan pembangunan daerah, termasuk gagasan yang mungkin belum teridentifikasi oleh pemerintah.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi yang lebih adaptif, inovatif, dan berdampak luas bagi masyarakat Bangka Tengah ke depan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *