Pangkalpinang, IrroNews.com – Sebanyak 804 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Kramat, Kecamatan Rangkui, menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui Pemerintah Kota Pangkalpinang, Rabu (10/6/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan di Kelurahan Kramat dan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Pangkalpinang, Agustu Afendi, yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Agustu menyampaikan salam dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang yang berhalangan hadir karena sedang mengikuti agenda kedinasan di Jakarta.
Ia mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat, agar kebutuhan pangan sehari-hari dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ujar Agustu.
Menurutnya, program bantuan pangan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, serta membantu mengendalikan inflasi daerah.
Agustu berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga.
“Kami berharap bantuan beras dan minyak goreng ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, bantuan pangan periode Februari dan Maret 2026 disalurkan kepada 20.211 KPM di seluruh Kota Pangkalpinang. Total bantuan yang diberikan mencapai 404.220 kilogram beras dan 80.844 liter minyak goreng.
Sementara di Kecamatan Rangkui, jumlah penerima bantuan mencapai 3.626 KPM yang tersebar di delapan kelurahan. Kelurahan Kramat menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penerima terbesar, yakni 804 KPM.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap program bantuan pangan tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan keluarga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi saat ini.










