Saparudin: Dunia Kerja Butuh Tenaga Kerja Berkeahlian dan Bersertifikat

Pangkalpinang, IrroNews.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang menilai peningkatan keterampilan dan kompetensi menjadi hal penting yang harus dimiliki masyarakat untuk menghadapi persaingan di dunia kerja.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin mengatakan, kebutuhan tenaga kerja saat ini tidak hanya sebatas jumlah, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang memiliki keahlian sesuai standar yang dibutuhkan dunia kerja.

“Karena kami menyadari kebutuhan ketenagakerjaan di lapangan kerja itu membutuhkan pekerja-pekerja yang memiliki keahlian, memiliki keterampilan, memiliki kompetensi yang memenuhi standar,” ujar Saparudin, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, standar kompetensi tersebut tidak hanya mengacu pada kebutuhan di tingkat nasional, tetapi juga harus mampu menyesuaikan dengan tuntutan dunia kerja secara global.

“Baik itu standar nasional maupun standar internasional atau global,” katanya.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Tenaga Kerja melaksanakan pelatihan dan uji kompetensi bagi masyarakat.

Pada 2026, sebanyak 55 peserta mengikuti pelatihan yang bersumber dari APBD Kota Pangkalpinang. Mereka mendapatkan pelatihan pada tiga bidang kejuruan, yakni digital marketing, junior makeup artist, dan coffee roasting.

Saparudin berharap peserta tidak berhenti pada penguasaan keterampilan selama pelatihan, tetapi juga mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai bukti kemampuan yang dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

“Ini kegiatan pelatihan dan uji kompetensi untuk masyarakat Pangkalpinang. Penyiapan untuk mereka bisa bekerja dengan lebih profesional, sehingga mereka memiliki standar kompetensi,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkot Pangkalpinang juga terus membuka akses pelatihan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Selain pembiayaan APBD, terdapat 169 peserta yang mengikuti program pelatihan melalui pembiayaan APBN sepanjang 2026.

Kolaborasi juga dilakukan bersama BP3MI serta Kementerian Ketenagakerjaan melalui balai pelatihan yang berada di Belitung.

Saparudin menilai semakin luasnya kerja sama dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak masyarakat untuk memperoleh keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar kerja.

“Kita harapkan mungkin BPJS Ketenagakerjaan bisa berkolaborasi dengan kita mengadakan kegiatan-kegiatan pelatihan dan uji kompetensi ini,” tuturnya.

Ia berharap penguatan kompetensi tenaga kerja dapat terus dilakukan secara masif, sehingga masyarakat Pangkalpinang memiliki daya saing yang lebih baik sekaligus membantu pemerintah menekan angka pengangguran.

“Kita harapkan mengurangi angka pengangguran di Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *