Disnaker Pangkalpinang Pastikan Job Fair Tak Berhenti pada Publikasi Lowongan

Pangkalpinang, IrroNews.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja secara nyata dalam pelaksanaan job fair 2026. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang publikasi lowongan pekerjaan, tetapi juga memberikan peluang kerja konkret bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Kepala Disnaker Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, mengatakan bahwa kualitas lowongan dan keseriusan perusahaan dalam merekrut tenaga kerja menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan job fair.

Menurutnya, jumlah lowongan yang diumumkan tidak menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan kegiatan. Hal yang lebih utama adalah adanya proses rekrutmen yang benar-benar berjalan dan menghasilkan penyerapan tenaga kerja.

“Lebih baik mereka menerima lima orang secara nyata daripada mengumumkan 100 lowongan, tetapi hanya formalitas saja,” ujarnya.

Amrah menjelaskan, Disnaker berupaya memastikan perusahaan yang berpartisipasi menawarkan kesempatan kerja yang benar-benar tersedia. Dengan demikian, pencari kerja yang datang mengikuti job fair memiliki peluang untuk melanjutkan proses seleksi hingga diterima bekerja.

Ia menilai, kegiatan job fair harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kualifikasi.

Dalam pelaksanaannya, sekitar 25 hingga 30 perusahaan disebut telah mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut. Namun, perusahaan yang benar-benar berpartisipasi berjumlah sekitar 18 perusahaan.

Sektor perdagangan dan jasa turut mendominasi peluang kerja yang ditawarkan. Kondisi ini sejalan dengan karakteristik perekonomian Kota Pangkalpinang yang banyak ditopang oleh aktivitas perdagangan dan sektor jasa.

Melalui pelaksanaan job fair tersebut, Disnaker Pangkalpinang berharap pencari kerja dapat memperoleh informasi lowongan yang jelas sekaligus kesempatan mengikuti proses perekrutan secara langsung.

Amrah menegaskan, keberhasilan job fair pada akhirnya perlu dilihat dari manfaat yang dihasilkan, terutama seberapa jauh kegiatan tersebut mampu mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja dan mendorong penyerapan tenaga kerja secara nyata.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *