Pangkalpinang, IrroNews.com – Kota Pangkalpinang resmi menempati jabatan strategis setelah dilantik Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (15/10/2026) sore.
Ketiga pejabat tersebut yakni Darwin sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Budiyanto sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), serta Devi Ingson sebagai Sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang.
Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan jabatan di lingkungan pemerintah daerah sekaligus penerapan sistem manajemen talenta dalam pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN).
Darwin sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud sekaligus Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sementara itu, Budiyanto sebelumnya merupakan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, sedangkan Devi Irsan Syahputra menjabat Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah janji jabatan, penandatanganan berita acara sumpah, serta penandatanganan pakta integritas.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, mengatakan para pejabat yang dilantik merupakan hasil penerapan manajemen talenta dalam proses pengembangan karier ASN di lingkungan pemerintah kota.
“Hari ini kita melantik pejabat struktural, pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II, dan pejabat fungsional. Yang dilantik hari ini Kepala Bakeuda, Sekwan, Kepala Dinas Pendidikan, serta pejabat fungsional di beberapa OPD. Mereka ini merupakan produk dari manajemen talenta,” kata Saparudin.
Ia menjelaskan, Pemkot Pangkalpinang telah menerima surat keputusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menjadi dasar pelaksanaan manajemen talenta untuk promosi dan penempatan pejabat.
Menurut Saparudin, sistem tersebut memungkinkan pemerintah memetakan kompetensi, rekam jejak aktivitas, dan kinerja ASN sebagai pertimbangan dalam menentukan penempatan jabatan sesuai kebutuhan organisasi.
Ia juga menilai manajemen talenta dapat membuat proses pengisian jabatan lebih efisien dibandingkan mekanisme lelang yang sebelumnya digunakan.
“Biasanya kita menggunakan lelang. Kadang-kadang lelang bisa memakan waktu dua sampai tiga bulan untuk satu kali lelang, belum lagi pembiayaannya. Jadi, kami sangat merasa terbantu sekali dengan adanya manajemen talenta ini,” ujarnya.
Saparudin berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan baik, meningkatkan kreativitas, serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas tanpa mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang masih berlangsung. Pemerintah kota masih melengkapi data manajemen talenta untuk memetakan dan menentukan kandidat yang dinilai paling sesuai.
“Kita sedang proses karena manajemen talenta untuk Sekda harus kita lengkapi dulu semuanya, sehingga kita bisa melihat dan menetapkan kandidat mana yang terbaik,” tutupnya.










