Cium Bendera Merah Putih, Paskibraka Pangkalpinang Diingatkan Makna Perjuangan Kemerdekaan

Pangkalpinang, IrroNews.com — Prosesi mencium bendera Merah Putih dalam pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pangkalpinang menjadi momentum untuk menanamkan kembali makna perjuangan kemerdekaan kepada generasi muda.

Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin mengatakan, prosesi tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian seremoni pengukuhan. Para anggota Paskibraka diminta memahami bahwa bendera Merah Putih memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perjuangan para pahlawan.

Menurutnya, para pejuang kemerdekaan harus menghadapi berbagai pengorbanan untuk dapat mengibarkan Merah Putih di tanah air.

“Tadi mereka juga sudah mencium bendera Merah Putih, kita harapkan mereka memiliki kesadaran bahwa para pejuang kemerdekaan begitu sulitnya tumpah darah, kematian, wafat mereka para-para pejuang untuk mengibarkan bendera Merah Putih di tanah air ini,” ujar Prof Saparudin, Sabtu (15/8/2026).

Ia berharap pengalaman tersebut dapat membangun kesadaran para anggota Paskibraka mengenai pentingnya menghargai kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa.

Prof Saparudin menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai perjuangan tersebut. Para anggota Paskibraka yang telah mendapatkan pembinaan selama lebih dari enam bulan diharapkan mampu membawa nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Selama menjalani pendidikan dan pelatihan, para anggota Paskibraka mendapatkan pembekalan mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia, wawasan Nusantara, Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Pembekalan itu diharapkan membentuk mereka menjadi generasi muda yang tidak hanya disiplin dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dan kita harapkan anak-anak kita, para remaja Paskibraka tadi terus menjadi anak-anak dan juga kemudian menjadi penerus-penerus kepemimpinan di negara kita,” kata Prof Saparudin.

Ia juga berharap para anggota Paskibraka dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Menurutnya, status sebagai anggota Paskibraka bukan hanya menjadi kebanggaan sesaat ketika menjalankan tugas pada upacara 17 Agustus. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk membentuk karakter dan mempersiapkan mereka sebagai calon penerus kepemimpinan bangsa.

Pengukuhan Paskibraka Kota Pangkalpinang menjadi salah satu tahapan sebelum para anggota menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Setelah menjalankan tugasnya, para anggota juga akan bergabung dalam organisasi Purna Paskibraka dan diharapkan tetap membawa semangat perjuangan serta nilai-nilai kebangsaan yang telah diperoleh selama proses pembinaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *