Dorong Program Produktif di Lapas, Dessy Soroti Nilai Ekonomi dan Lingkungan Pengelolaan Pupuk

Pangkalpinang, IrroNews.com – Upaya pembinaan warga binaan berbasis kemandirian kembali ditegaskan Dessy Ayutrisna saat mendampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dalam kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Tua Tunu, Kamis (26/3/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga penegasan komitmen pemerintah dalam mendorong program produktif di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Salah satu fokus utama adalah peresmian pengelolaan pupuk yang dikelola langsung oleh warga binaan.

Dalam kesempatan itu, Dessy memberikan perhatian khusus pada potensi ekonomi yang dihasilkan dari program tersebut. Menurutnya, kegiatan pengolahan pupuk dapat menjadi bekal nyata bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah masa pembinaan berakhir.

“Program seperti ini sangat penting karena memberikan keterampilan yang aplikatif. Warga binaan tidak hanya dibina secara mental, tetapi juga dibekali kemampuan yang bisa langsung dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Ia menilai, pendekatan pembinaan berbasis keterampilan produktif menjadi salah satu kunci dalam menekan angka residivisme, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi para mantan warga binaan.

Tak hanya dari sisi ekonomi, Dessy juga menyoroti dampak positif program tersebut terhadap lingkungan. Pengelolaan pupuk dinilai sejalan dengan upaya pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan serta mendukung sektor pertanian lokal.

“Ini bukan hanya soal pembinaan, tetapi juga kontribusi terhadap lingkungan. Pengolahan pupuk menjadi langkah konkret dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat secara luas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dessy menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui dukungan lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, pihak lapas, hingga dunia usaha.

“Kami berharap ada sinergi yang lebih kuat, terutama dalam hal pemasaran hasil produksi. Dengan begitu, program ini tidak berhenti sebagai pelatihan, tetapi benar-benar menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain peresmian, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada warga binaan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pembinaan di dalam lapas.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi lembaga pemasyarakatan menjadi pusat pembinaan yang produktif, inovatif, dan berdaya guna bagi masyarakat luas.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *