Judi Online Bikin Kehidupan Hancur, Kapolda Babel Ajak Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

PANGKALPINANG, IRRO – Ancaman judi online tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga berpotensi merusak masa depan generasi muda. Peran keluarga dinilai penting untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam aktivitas perjudian yang kini semakin mudah diakses melalui internet.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Agus Wijayanto, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap judi online sebagai hiburan atau jalan pintas untuk mendapatkan keuntungan.

Bacaan Lainnya

“Banyak masyarakat yang hidupnya hancur akibat judi online. Tidak ada orang yang kaya dari judi online,” tegas Agus saat menggelar kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat di Warkop Pom Pangkalbalam, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pasir Garam, Pangkalpinang, Rabu (4/11/2026).

Menurut Agus, pencegahan judi online membutuhkan kepedulian bersama. Ia secara khusus mengingatkan masyarakat agar saling mengawasi lingkungan pergaulan, termasuk anak-anak di dalam keluarga.

“Mari bersama-sama kita jauhi judi online dengan saling mengingatkan dan mengawasi pergaulan anak-anak kita,” ujarnya.

Kapolda menilai persoalan judi online perlu menjadi perhatian karena dampaknya dapat meluas ke kehidupan sosial masyarakat. Kebiasaan berjudi berisiko membuat seseorang mengalami kerugian finansial dan memicu persoalan lain dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pertemuan tersebut, Agus juga menyinggung persoalan penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan telah mengingatkan seluruh personel Polda Babel agar tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.

“Saya sudah menegaskan kepada seluruh personel agar tidak ada yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Apabila ada personel yang terlibat, akan kita tindak tegas bahkan hingga sanksi pemecatan,” katanya.

Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat itu merupakan bagian dari program prioritas Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian ingin membuka ruang komunikasi langsung untuk mendengar masukan, persoalan, serta aspirasi warga.

Agus juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Bangka Belitung. Menurutnya, keharmonisan di tengah keberagaman menjadi salah satu modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia turut mengingatkan warga agar memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri yang dapat diakses secara gratis untuk melaporkan tindak kejahatan maupun gangguan keamanan.

Melalui komunikasi langsung dengan masyarakat, Kapolda berharap kepedulian warga dalam menjaga lingkungan semakin kuat, termasuk dalam mencegah judi online agar tidak merusak kehidupan keluarga dan generasi muda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *