Lempah dan Seafood Ketapang Hadir, Jadi Bukti Investasi Terus Tumbuh di Pangkalpinang

Pangkalpinang, IrroNews.com– Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menilai kehadiran Lempah dan Seafood Ketapang menjadi bukti bahwa iklim investasi di Kota Pangkalpinang terus menunjukkan perkembangan positif. Investasi di sektor kuliner dinilai tidak hanya menghadirkan tempat usaha baru, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Saparudin saat menghadiri launching Lempah dan Seafood Ketapang di kawasan Ketapang, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada para investor yang berkomitmen mengembangkan usaha di Pangkalpinang. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sektor pariwisata.

“Kami dari Pemerintah Kota Pangkalpinang tentu mendukung hadirnya usaha seperti ini karena dapat meningkatkan pariwisata sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Saparudin.

Ia mengungkapkan, restoran tersebut mempekerjakan sekitar 60 tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari Pangkalpinang. Kondisi itu dinilai menjadi kontribusi nyata dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi kabar baik karena tenaga kerja yang direkrut merupakan warga Pangkalpinang. Artinya, manfaat investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal,” katanya.

Sebagai bentuk keberpihakan terhadap pelaku usaha yang baru memulai operasional, Pemkot Pangkalpinang memberikan masa relaksasi sebelum menerapkan kewajiban pembayaran pajak restoran.

“Kita tidak langsung memungut pajak. Kita berikan kesempatan sekitar enam bulan agar usaha ini bisa berkembang terlebih dahulu. Setelah itu baru dikenakan pajak restoran sebesar 10 persen sesuai ketentuan,” jelasnya.

Saparudin berharap semakin banyak investor yang menanamkan modalnya di Pangkalpinang, khususnya pada sektor kuliner, pariwisata, dan jasa. Menurutnya, semakin banyak investasi yang masuk, semakin besar pula dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Harapan kami, investasi seperti ini terus bertambah sehingga Pangkalpinang semakin maju, ekonomi masyarakat tumbuh, dan kota ini semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kuliner di Bangka Belitung,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *