PANGKALPINANG, IRRO – Bukan sekadar meramaikan kompetisi, kontingen Kota Pangkalpinang membawa ambisi besar dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung. Target juara umum menjadi misi yang kini dibebankan kepada ratusan atlet untuk mengharumkan nama ibu kota provinsi tersebut.
Sebanyak 402 atlet dipersiapkan untuk berlaga di berbagai cabang olahraga. Mereka menjadi kekuatan utama kontingen Pangkalpinang yang berjumlah 530 personel, terdiri atas 55 pelatih, 26 ofisial, dan 47 panitia.
Optimisme tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pangkalpinang sekaligus Ketua Kontingen, Dessy Ayutrisna, saat melepas keberangkatan kontingen di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (6/11/2026).
Dessy meminta seluruh atlet tidak minder menghadapi persaingan. Sebaliknya, mereka harus memiliki keyakinan untuk menang, menjaga semangat, serta memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan.
“Optimistis menang, bisa menang, kita juara. Yang penting semangat. Energi kita akan naik dan semesta akan merespons,” ujarnya.
Menurut Dessy, perjuangan meraih prestasi tidak hanya bergantung pada kemampuan fisik dan teknik. Kekuatan mental, sportivitas, serta kekompakan juga menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan antardaerah.
Ia mengingatkan para atlet agar tidak mengutamakan ego pribadi dan selalu membangun dukungan antarsesama anggota tim.
“Jaga sportivitas dan mental. Kita harus memiliki mental juara. Saling mendukung dan turunkan ego agar mendapatkan hasil yang terbaik. Pangkalpinang kita bisa, Pangkalpinang kite juara,” tegasnya.
Tak hanya memberikan motivasi, pemerintah daerah juga menyiapkan penghargaan bagi atlet yang berhasil meraih prestasi. Dessy mengungkapkan, telah ada kesepakatan bersama antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi mengenai pemberian bonus.
Untuk peraih prestasi kategori perorangan, bonus yang disepakati sebesar Rp20 juta. Sementara itu, kategori beregu memiliki skema perhitungan tersendiri.
Di sisi lain, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengingatkan bahwa Porprov bukan hanya tentang perebutan medali. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk membangun persahabatan, memperluas jaringan pertemanan, dan menguji kemampuan melalui kompetisi yang sehat.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya tekad untuk menjadi yang terbaik. Menurutnya, kemampuan fisik seorang atlet harus diimbangi dengan mental yang tangguh, semangat, dan kerja keras.
Saparudin bahkan memberikan ilustrasi tentang dua orang yang sedang berlari, dengan salah satunya dikejar anjing. Orang yang berada dalam tekanan tersebut dinilai akan berusaha berlari lebih cepat karena memiliki dorongan untuk menyelamatkan diri.
“Atlet itu bukan hanya fisik. Fisik harus kuat, latihan harus kuat, kerja keras, tetapi mental juga harus tangguh. Semangat harus kuat, maka akan tumbuh,” pesannya.
Ia berharap seluruh kontingen mampu menjaga kebersamaan dan menjadikan Porprov VII Babel sebagai pengalaman berharga dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh dan sportif.
Dengan kekuatan 402 atlet dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, KONI, serta seluruh cabang olahraga, Pangkalpinang kini bersiap menghadapi persaingan. Target telah ditetapkan, yakni membawa pulang prestasi terbaik sekaligus memperjuangkan gelar juara umum Porprov VII Babel.










