November, Seluruh Pedagang Pasar Pagi Pangkalpinang Ditargetkan Naik ke Lantai Dua

PANGKALPINANG, IRRO – Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan seluruh pedagang yang berjualan di area bawah, depan hingga pinggir jalan Pasar Pagi untuk menempati lantai dua pada November 2026.

Penataan tersebut dilakukan untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin mengatakan, saat ini pemerintah telah melakukan pendataan terhadap pedagang serta menyosialisasikan rencana pemindahan tersebut. Persiapan juga dilakukan melalui kegiatan gotong royong dan pembersihan area yang nantinya ditempati pedagang.

Menurutnya, pemindahan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap pedagang yang selama ini berjualan di bagian depan dan pinggir jalan.

“Semua. Pinggir-pinggir sebelah sana juga, depan. Semua kita naikkan,” kata Saparudin, Jumat (6/11/2026).

Untuk membantu pedagang beradaptasi dengan lokasi baru, Pemkot Pangkalpinang memberikan dispensasi berupa pembebasan biaya sewa selama enam bulan bagi pedagang yang menempati lapak di lantai atas.

“Enam bulan kita kasih gratis yang di atas. Kita berikan dispensasi dulu, karena mungkin pelanggannya belum ketemu. Jadi kita coba berikan dispensasi supaya mereka bisa naik ke atas dan beradaptasi dulu,” jelasnya.

Saparudin menegaskan, kebijakan tersebut bukan bertujuan menghilangkan mata pencaharian pedagang. Pemerintah justru ingin mengatur aktivitas perdagangan agar lebih tertata dan tidak mengganggu aktivitas di kawasan pasar.

“Kita tidak mengusir mereka berdagang, tapi kita mengatur supaya baik yang berdagang maupun yang belanja itu merasa nyaman,” ujarnya.

Dalam skema penataan, pedagang akan ditempatkan berdasarkan jenis dagangan. Pedagang barang kering diarahkan ke lantai atas, sedangkan pedagang barang basah ditempatkan di bagian bawah.

Pemkot juga tengah mempersiapkan rencana pemasangan lift untuk memudahkan masyarakat mengakses lantai dua. Namun, fasilitas tersebut masih menunggu kesiapan anggaran.

Selain penataan pedagang, pemerintah akan melakukan pengaspalan ulang jalan di sekitar kawasan pasar setelah proses pembenahan selesai.

Saparudin berharap seluruh pedagang dapat mengikuti kebijakan tersebut sehingga penataan Pasar Pagi berjalan sesuai rencana.

Ia juga mengingatkan pedagang agar ikut menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area lapak masing-masing.

“Kita mengimbau kepada para pedagang di pasar ini, ayo sama-sama jaga kebersihan. Petugas kita sudah ada, tetapi kalau di lapak-lapak mereka, ya mereka harus menjaga sendiri kebersihannya,” tutupnya.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *