Pangkalpinang, IrroNews.com — Peralihan musim dari kemarau menuju penghujan menjadi perhatian Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mengantisipasi potensi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang mengingatkan masyarakat agar mulai melakukan langkah pencegahan sebelum curah hujan meningkat dan menciptakan lebih banyak genangan di lingkungan permukiman.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Hisar Manulu, mengatakan kondisi lingkungan perlu dipersiapkan sejak sebelum musim hujan. Saluran air yang tersumbat dan genangan yang dibiarkan dapat menjadi persoalan ketika hujan mulai turun dengan intensitas tinggi.
“Jangan menunggu, jangan tunggu kasusnya banyak. Kita mengharapkan masyarakat bisa antisipasi dengan gotong royong, bersih-bersih,” kata Hisar, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Hisar, perubahan kondisi iklim pada akhir musim kemarau perlu diantisipasi karena dapat diikuti perubahan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk.
Karena itu, masyarakat diminta memastikan lingkungan sekitar rumah tetap bersih, terutama dengan memperlancar saluran air dan menghilangkan tempat yang berpotensi menampung air.
“Kalaupun nanti pada musim hujan banyak genangan air, kalau dari sekarang kita bersihkan, lancarkan selokan dan sebagainya, nanti kalau misalnya musim hujan sudah lancar, tidak ada genangan lagi,” ujarnya.
Selain mengingatkan masyarakat, Pemkot Pangkalpinang juga menjalankan kegiatan gotong royong secara rutin. Kegiatan tersebut dilaksanakan dua kali dalam sepekan dengan menyasar sejumlah lokasi di lingkungan kota.
Hisar menyebut kegiatan gotong royong antara lain dilakukan di lingkungan perkantoran dan tempat-tempat umum seperti Taman Mandara serta kawasan pasar.
Meski demikian, pencegahan DBD dinilai tidak akan maksimal jika hanya mengandalkan kegiatan pemerintah. Kebersihan lingkungan tempat tinggal juga membutuhkan keterlibatan langsung masyarakat.
Menurut Hisar, warga memiliki peran penting dalam memutus potensi munculnya tempat perkembangbiakan nyamuk di lingkungan masing-masing.
“Jangan hanya menonton. Kita mengharapkan partisipasi dari masyarakat,” katanya.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak masa peralihan musim, masyarakat diharapkan dapat mengurangi potensi munculnya genangan sekaligus memperkuat upaya pencegahan DBD sebelum kasus meningkat.










