SPMB 2026 Pangkalpinang Gunakan TKA sebagai Komponen Baru Jalur Prestasi

Pangkalpinang, IrroNews.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 dengan menghadirkan pembaruan pada jalur prestasi melalui penerapan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandy, menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi dan teknis telah disiapkan, termasuk penerbitan surat keputusan serta validasi bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan.

“Semua tahapan sudah kita lakukan, mulai dari penyusunan SK hingga verifikasi oleh BPMP terkait rombel dan kuota yang diajukan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, tidak ada perubahan pada jalur penerimaan secara umum. Namun, pemerintah menambahkan TKA sebagai salah satu indikator dalam penilaian jalur prestasi, khususnya untuk jenjang SMP.

“Untuk jalur tetap sama. SD tidak ada jalur prestasi, hanya zonasi, afirmasi, dan mutasi. Sedangkan SMP ada tambahan jalur prestasi yang kini memasukkan TKA sebagai salah satu komponen penilaian,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa TKA bukan merupakan ujian yang harus ditakuti oleh siswa, melainkan sarana untuk mengukur capaian pembelajaran berdasarkan kurikulum yang berlaku.

“TKA ini hanya untuk pemetaan kemampuan siswa. Jadi tidak perlu dikhawatirkan,” katanya.

Erwandy juga mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sejak tahun lalu, termasuk pelaksanaan simulasi dan try out di sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran kepada siswa terkait bentuk dan pola soal yang akan dihadapi.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pelaksanaan tahun ini merupakan tahap awal sehingga evaluasi akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan ke depan.

“Karena ini baru pertama kali, tentu akan kita evaluasi. Jika ada kekurangan, akan kita perbaiki agar pelaksanaan ke depan semakin optimal,” tambahnya.

Dari sisi teknis, pelaksanaan TKA akan dilakukan secara digital dan terintegrasi dengan sistem pusat. Sekolah-sekolah disebut telah siap mendukung sistem ini tanpa kendala berarti.

“Semua berbasis online. Soal diambil langsung dari database pusat, dan siswa mengerjakan secara digital. Sejauh ini kesiapan sekolah sudah sangat baik,” ujarnya.

Dengan adanya TKA, penilaian jalur prestasi kini mencakup nilai rapor, hasil TKA, serta prestasi non-akademik yang dikombinasikan dalam persentase tertentu.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kualitas seleksi peserta didik baru sekaligus memberikan gambaran yang lebih objektif terhadap kemampuan akademik siswa di Kota Pangkalpinang.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *