Sekitar 1.000 Siswa di Pangkalpinang Bakal Terima Bantuan Pendidikan, Dindikbud Siapkan Seragam hingga Tabungan Pendidikan

Pangkalpinang, IrroNews.com– Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menyiapkan program bantuan pendidikan bagi sekitar 1.000 peserta didik pada tahun 2026. Bantuan tersebut mencakup seragam sekolah, perlengkapan belajar bagi anak PAUD, hingga tabungan pendidikan untuk siswa SD dan SMP.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin, mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk membantu meringankan beban keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Menurutnya, bantuan seragam akan diberikan kepada siswa SD dan SMP yang memenuhi kriteria, sementara peserta didik PAUD akan memperoleh bantuan perlengkapan sekolah. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tabungan pendidikan dengan nilai sekitar Rp800 ribu untuk setiap penerima jenjang SD dan SMP.

“Total penerima manfaat diperkirakan sekitar seribu siswa. Tidak hanya bantuan seragam, tetapi juga ada perlengkapan sekolah untuk PAUD dan tabungan pendidikan,” kata Darwin, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak diberikan kepada seluruh siswa. Penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), berasal dari keluarga kategori desil 1 hingga 4 atau keluarga tidak mampu, serta berdomisili di Kota Pangkalpinang.

Selain itu, calon penerima juga wajib melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu atau surat keterangan kategori desil dari Dinas Sosial, serta tidak sedang menerima bantuan pendidikan serupa dari Program Indonesia Pintar (PIP), Baznas maupun lembaga lainnya pada tahun 2026.

“Semua usulan harus disertai surat keterangan dari kepala sekolah beserta dokumen pendukung agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Darwin menambahkan, berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Nomor 421/896/Dikbud/VII/2026, kuota bantuan seragam jenjang SD sebanyak 450 siswa yang tersebar di 91 sekolah negeri dan swasta. Sementara jenjang SMP dialokasikan bagi 270 siswa dari 29 sekolah.

Ia memastikan penyaluran bantuan akan dilakukan setelah seluruh tahapan pendataan, verifikasi calon penerima, hingga proses pengadaan seragam selesai dilaksanakan sehingga bantuan dapat diterima sesuai ketentuan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *