Partisipasi ASN Baru 50 Persen, Pemkot Pangkalpinang Dorong Optimalisasi Zakat Baznas

Pangkalpinang, IrroNews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong peningkatan partisipasi aparatur sipil negara (ASN) dalam menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat penghimpunan dana zakat agar semakin banyak masyarakat kurang mampu dapat merasakan manfaat program bantuan sosial dan pendidikan.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyebutkan partisipasi ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang dalam penghimpunan zakat saat ini masih berkisar 40 hingga 50 persen.

Ia berharap pegawai yang telah memenuhi ketentuan dan memiliki kemampuan finansial dapat menunaikan kewajibannya melalui Baznas sehingga dana yang terkumpul bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kita harapkan pegawai kita yang memiliki kemampuan, karena ada juga pegawai kita yang berada dalam batas-batas. Mereka punya kewajiban, saya harap bisa menyalurkan karena zakat, infak dan sedekah adalah kewajiban,” ujar Saparudin.

Menurutnya, dana zakat yang dihimpun harus dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah melalui program Beasiswa Cendekia bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Saparudin mengapresiasi masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakat dan sedekah melalui Baznas. Ia berharap kepercayaan tersebut dapat terus tumbuh sehingga semakin banyak program pemberdayaan dan bantuan sosial yang bisa dijalankan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pangkalpinang, Paidi, mengungkapkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sepanjang 2026 masih belum mencapai target.

Dari target penghimpunan sebesar Rp2,5 miliar, Baznas Pangkalpinang baru mengumpulkan sekitar Rp1,3 miliar. Kondisi ini turut berdampak pada jangkauan penerima Beasiswa Cendekia yang tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Lebih banyak tahun kemarin, hampir 800 siswa. Target kita tahun ini terkumpul Rp2,5 miliar, tapi sampai saat ini baru terkumpul Rp1,3 miliar,” kata Paidi saat penyaluran Beasiswa Cendekia di Kantor Baznas Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026).

Pada tahun ini, beasiswa disalurkan kepada 433 siswa yang terdiri atas 247 siswa SD/MI dan 186 siswa SMP/MTs. Total bantuan pendidikan yang diberikan mencapai Rp155.950.000.

Paidi menjelaskan, penerima beasiswa merupakan kelompok asnaf, yakni golongan yang berhak menerima zakat sesuai ketentuan syariat Islam. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya Baznas Pangkalpinang menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp3,2 miliar dengan realisasi mencapai Rp2,1 miliar.

Baznas berharap meningkatnya kesadaran masyarakat, termasuk ASN, dalam menunaikan zakat dapat memperkuat penghimpunan dana pada tahun ini. Dengan demikian, jangkauan program bantuan pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya dapat diperluas untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *