Pangkalpinang, IrroNews.com – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menerima audiensi dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang dalam sebuah pertemuan yang digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus penyampaian sejumlah program strategis yang memerlukan perhatian Pemerintah Kota (Pemkot).
Dalam pertemuan tersebut, PMI menyampaikan berbagai poin penting, termasuk kebutuhan dukungan anggaran untuk memperkuat layanan kemanusiaan di Kota Pangkalpinang. Menanggapi hal itu, Dessy menegaskan bahwa anggaran PMI untuk tahun ini telah rampung, namun Pemkot menilai perlunya peningkatan alokasi pada tahun mendatang.
“Anggaran memang sudah selesai. Ke depan kami berharap bisa ditingkatkan karena ini menyangkut kemanusiaan. Pemerintah Kota Pangkalpinang tentu akan memperhatikannya,” ujar Dessy, Selasa (9/12/2025).
Ketua PMI Kota Pangkalpinang, Muhammad Iqbal, menuturkan perlunya dukungan lebih besar dari Pemkot agar PMI dapat memberikan pelayanan kemanusiaan yang optimal.
Mendengar hal tersebut, Dessy memastikan bahwa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2025–2030, Prof. Udin dan dirinya, berkomitmen memperjuangkan peningkatan dana hibah PMI.
“Ini akan menjadi pertimbangan kami ke depan. Ini hal krusial demi kesehatan masyarakat. Kami akan mendorong agar dukungan anggaran bisa lebih proporsional dan sesuai kebutuhan pelayanan kemanusiaan,” tegasnya.
Selain soal anggaran, PMI juga mengusulkan agar ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang melakukan donor darah secara rutin setiap tiga bulan. Selama ini, donor darah ASN masih berlangsung secara individual dan belum terkoordinasi antar-dinas.
PMI turut memaparkan rencana pelaksanaan program “bulan dana” pada tahun depan, sebuah kegiatan penggalangan dana kemanusiaan yang membutuhkan dukungan langsung dari Pemkot dan partisipasi seluruh dinas.
“Kami harapkan Pemkot dapat men-support penuh pelaksanaan bulan dana ini. Untuk teknis dan nominalnya akan kami diskusikan lebih lanjut bersama Ibu Wakil,” jelas Iqbal.
Selain itu, PMI juga meminta bantuan terkait penyediaan data golongan darah di tingkat kecamatan dan kelurahan, yang dinilai penting untuk mempercepat penanganan kebutuhan darah di wilayah Pangkalpinang. (Tn)














