Pangkalpinang, IrroNews.com – Kemenkeu Satu Provinsi Bangka Belitung sukses menyelenggarakan Closing Program Babel Youthpreneur 2025 pada Rabu (17/12/2025) bertempat di Aula Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung.
Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program pemberdayaan kewirausahaan muda dengan tema “Membangun Ekosistem Entrepreneur Muda sebagai Penggerak Ekonomi Daerah.”
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi perguruan tinggi se-Pulau Bangka, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga praktisi usaha. Kolaborasi lintas unsur ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Bangka Belitung yang diwakili oleh Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, Zamrud Utami, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, Program Babel Youthpreneur tidak hanya menjadi ruang pembelajaran teoritis, tetapi juga mendorong implementasi langsung pengetahuan kewirausahaan melalui pendampingan UMKM.
“Dengan terjun langsung mendampingi UMKM, adik-adik mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi dan jiwa kewirausahaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam memperkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah,” ujar Zamrud Utami saat membuka kegiatan.
Sebagai tindak lanjut dari rangkaian pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya, pada kegiatan penutupan ini para mahasiswa diberikan tantangan untuk mendampingi UMKM mitra. Mahasiswa diminta mengimplementasikan pengetahuan kewirausahaan melalui pengembangan ide bisnis, perbaikan strategi pemasaran, serta penyusunan katalog produk guna memperluas pasar dan meningkatkan omzet UMKM.
Penilaian hasil pendampingan dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari unsur pemerintah dan pelaku usaha, yakni pejabat Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, perwakilan Bea Cukai Pangkalpinang, Direktur Aset dan Umum El John Indonesia Rina Trisella, serta Owner Waroeng Tung Tau Mariany Bunawan.
Penilaian difokuskan pada aspek kreativitas, keberlanjutan ide bisnis, serta potensi pengembangan usaha UMKM.
Sepanjang kegiatan, masing-masing tim mahasiswa memaparkan hasil pendampingan UMKM dengan beragam gagasan inovatif yang dinilai kreatif, aplikatif, dan solutif. Paparan mencakup pengembangan model bisnis, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan sederhana, hingga pemanfaatan teknologi digital yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM dampingan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang presentasi hasil kerja mahasiswa, tetapi juga ruang pembelajaran bersama antara mahasiswa dan pelaku UMKM dalam merumuskan solusi konkret atas berbagai tantangan usaha. Diharapkan, UMKM dapat meningkatkan kapasitas usahanya, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman praktis sebagai bekal memasuki dunia kerja dan kewirausahaan.
Melalui kegiatan ini, Kemenkeu Satu Provinsi Bangka Belitung berharap Program Babel Youthpreneur dapat terus dikembangkan sebagai program berkelanjutan dengan dukungan akademisi, pelaku usaha, dan praktisi. Kolaborasi tersebut diyakini mampu melahirkan wirausaha muda yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah.
Daftar Pemenang Challenge Babel Youthpreneur 2025:
Challenge Company Profile dan Katalog Produk
• Juara 1: Kelompok 7 – IAIN SAS Bangka Belitung (RM Raja Lele)
• Juara 2: Kelompok 5 – Universitas Bangka Belitung (Kamiz Choc’s)
• Juara 3: Kelompok 3 – Universitas Pertiba (DnD Cake N Cookies by Desi)
Challenge Pengembangan Ide Bisnis
• Juara 1: Kelompok 7 – IAIN SAS Bangka Belitung (RM Raja Lele)
• Juara 2: Kelompok 3 – Universitas Pertiba (DnD Cake N Cookies by Desi)
• Juara 3: Kelompok 5 – Universitas Bangka Belitung (Kamiz Choc’s). (Rill/Tn)














