Efisiensi Anggaran Jadi Kendala, Uchok Oktahaber Tetap Perjuangkan Aspirasi Warga

Pangkalpinang, IrroNews.com – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Uchok Oktahaber menggelar reses masa sidang II tahun sidang 2026 di Kelurahan Opas Indah. Kegiatan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur dan pelayanan lingkungan di wilayah mereka.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah usulan disampaikan, mulai dari pembangunan sumur bor, pengadaan tong sampah, hingga persoalan drainase dan gorong-gorong yang dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah.

Uchok mengatakan dirinya sengaja membatasi jumlah usulan dalam reses kali ini lantaran masih banyak aspirasi masyarakat pada tahun sebelumnya yang belum terealisasi.

“Reses tahun 2025 lalu ada beberapa usulan seperti drainase dan gorong-gorong, tetapi sampai hari ini belum ada yang terealisasi. Karena itu, sekarang kita ambil sedikit dulu usulannya, takut masyarakat kecewa,” ujarnya.

Menurutnya, kendala utama belum terealisasinya usulan masyarakat tersebut disebabkan oleh efisiensi anggaran pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa anggota DPRD hanya bertugas menyerap dan mengusulkan aspirasi masyarakat, sementara pelaksanaan program bergantung pada ketersediaan anggaran pemerintah.

Meski demikian, Uchok tetap optimistis aspirasi masyarakat dapat direalisasikan secara bertahap. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pembahasan yang telah diparipurnakan, setiap anggota dewan direncanakan memperoleh pagu anggaran aspirasi sebesar Rp1 miliar yang kemungkinan mulai direalisasikan pada tahun 2027.

“Kami berharap usulan-usulan lama bisa diselesaikan terlebih dahulu, baru nanti ditambah dengan usulan yang baru,” katanya.

Sementara itu, Lurah Opas Indah, Juni mengatakan kegiatan reses menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung kepada wakil rakyat.

“Permasalahan-permasalahan yang ada dapat kita sampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD. Harapan kami, dengan reses ini menjadi momentum bersama untuk menyampaikan aspirasi, sekaligus menerima usulan, masukan, dan evaluasi dari masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan reses tersebut, masyarakat berharap berbagai kebutuhan dasar dan persoalan lingkungan di Kelurahan Opas Indah dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *