Jelang Idul Adha, Gerakan Pangan Murah “Kerito Surong” Pangkalpinang Sediakan Sembako di Bawah Harga Pasar

Pangkalpinang, IrroNews.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah bertajuk “Kerito Surong” untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kegiatan yang digelar melalui APBD Kota Pangkalpinang tersebut berlangsung ramai sejak pagi hari. Warga memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri mengatakan, Gerakan Pangan Murah kali ini merupakan pelaksanaan kedelapan yang dilakukan pemerintah kota.

“Ini untuk yang kedelapan kalinya. Tiga kali kita laksanakan mandiri, tiga kali melalui Bank Indonesia, dan dua kali melalui APBD. Yang hari ini melalui APBD Kota,” katanya.

Sebanyak 12 distributor dan pelaku usaha turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari Bulog, distributor telur, Hypermart, Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga pelaku UMKM lokal.

Berbagai komoditas dijual dengan harga terjangkau, di antaranya bawang putih Rp28 ribu per kilogram, bawang bombay Rp26 ribu per kilogram, bawang merah Brebes Rp44 ribu per kilogram, cabai kecil Rp45 ribu per kilogram, serta cabai besar Rp48 ribu per kilogram.

Tak hanya itu, buah-buahan seperti jeruk dan anggur juga tersedia. Jeruk dijual Rp35 ribu per kilogram, sedangkan anggur dijual mulai Rp70 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.

Menurut Yiyi, beras, minyak goreng, dan telur menjadi komoditas yang paling banyak dicari masyarakat. Beras dijual Rp59 ribu per karung ukuran lima kilogram dengan pembelian dibatasi maksimal lima karung per orang.

“Alhamdulillah dari pagi cukup ramai. Yang paling banyak diminati beras, minyak, dan telur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kenaikan harga sejumlah bahan pokok mulai terjadi menjelang Idul Adha akibat meningkatnya permintaan masyarakat. Karena itu, pemerintah melakukan intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah agar harga tetap terkendali.

Meski demikian, stok pangan di Pangkalpinang dipastikan masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Hari Raya Idul Adha.

“Stok kita cukup, cuma memang permintaan relatif meningkat karena menjelang Idul Adha,” tutupnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *