Pangkalpinang, IrroNews.com - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Pangkalpinang dimaknai tidak hanya sebagai pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui khitanan massal yang digelar Masjid Nururrohmah dan diikuti sekitar 50 peserta anak dan 1 mualaf.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, yang meninjau langsung kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan khitanan massal sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Hari ini kami meninjau pelaksanaan sunatan massal yang diselenggarakan oleh Masjid Nururrohmah. Kita senang sekali karena ini juga menjadi bagian dari kegiatan 1 Muharram oleh masyarakat. Dengan kegiatan ini masyarakat kita bisa terbantu, anak-anak kita bisa disunat,” ujar Saparudin, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, momentum Tahun Baru Islam seharusnya menjadi sarana introspeksi diri dan memperbaiki kehidupan ke arah yang lebih baik.
“1 Muharram ini menjadi momentum untuk muhasabah, melihat ke dalam diri kita. Kemudian menjadi awal yang baru bagi masyarakat Pangkalpinang, khususnya umat Islam, untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” katanya.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Nururrohmah, Poniman, mengatakan khitanan massal telah menjadi agenda tahunan yang selalu mendapat respons positif dari masyarakat.
“Kegiatan ini sudah menjadi program tahunan. Jadi masyarakat sudah mengetahui. Setiap Muharram biasanya mereka menghubungi kami untuk mengikuti khitanan massal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah peserta yang mendaftar tahun ini mencapai 51 orang, dengan 48 peserta melakukan registrasi ulang saat pelaksanaan kegiatan. Peserta tidak hanya berasal dari Pangkalpinang, tetapi juga datang dari sejumlah daerah lain di Pulau Bangka seperti Payung, Sungai Selan, dan Sungailiat.
Menurut Poniman, meningkatnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan sosial keagamaan tersebut.
“Biasanya peserta sekitar 40 anak setiap tahun. Alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi 50 anak. Harapan kami ke depan, jika anggaran memungkinkan, jumlah peserta bisa lebih banyak lagi sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain layanan khitan gratis, panitia juga menyiapkan berbagai bingkisan berupa tas, sarung, sajadah, uang saku, serta bantuan beras dari para sponsor. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian syiar Islam dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.






