Pemkot Pangkalpinang Dorong Pemerataan Pendidikan, Ajukan Revitalisasi 55 Sekolah ke Kemendikbudristek

Jakarta, IrroNews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mengupayakan pemerataan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dr. Eko Susanto, di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Prof Udin menyampaikan usulan revitalisasi satuan pendidikan di Kota Pangkalpinang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan dan meratakan mutu pendidikan.

Bacaan Lainnya

“Pemerataan mutu pendidikan menjadi fokus utama kami. Seluruh anak di Pangkalpinang berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas, tanpa melihat perbedaan antar sekolah,” ujar Prof Udin.

Untuk Tahun Anggaran 2026, Pemkot Pangkalpinang mengusulkan revitalisasi terhadap 55 satuan pendidikan, yang terdiri atas 12 PAUD, 30 Sekolah Dasar (SD), dan 13 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program tersebut mencakup sekolah negeri maupun swasta, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan keadilan akses pendidikan bagi seluruh peserta didik.

Prof Udin menjelaskan, masih terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan pembenahan sarana dan prasarana, seperti ruang kelas, fasilitas penunjang pembelajaran, serta lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

“Revitalisasi ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar program pendidikan nasional dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen PAUD Dikdasmen, Dr. Eko Susanto, mengapresiasi langkah proaktif Pemkot Pangkalpinang. Menurutnya, usulan revitalisasi sekolah yang disampaikan telah disusun secara matang dan sejalan dengan kebijakan pembangunan pendidikan nasional.

“Pemerintah pusat terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan,” ungkap Eko Susanto.

Melalui audiensi tersebut, Pemkot Pangkalpinang berharap program revitalisasi sekolah dapat memperoleh dukungan penuh dan masuk dalam prioritas nasional tahun 2026, sehingga visi pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas di Kota Pangkalpinang dapat terwujud secara berkelanjutan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *