Rektor UBB Ingatkan 655 Wisudawan Tak Cukup Andalkan IPK, Ini Bekal Menghadapi Dunia Nyata

BANGKA, IRRO – Memiliki gelar akademik dan kemampuan intelektual belum cukup untuk menjamin seseorang mampu menghadapi tantangan kehidupan setelah lulus kuliah. Para sarjana juga dituntut memiliki mental kuat, integritas, serta keberanian mengambil keputusan.

Pesan tersebut disampaikan Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., saat Rapat Terbuka Senat Wisuda ke-38 UBB di Balai Utama De Universitaria, Rabu (4/11/2026).

Bacaan Lainnya

Di hadapan 655 wisudawan dari jenjang diploma, sarjana, dan magister, Ibrahim mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir perjalanan pendidikan. Sebaliknya, wisuda menjadi awal bagi para lulusan untuk menghadapi persoalan yang lebih kompleks di tengah masyarakat maupun dunia kerja.

Menurut Ibrahim, perguruan tinggi telah memberikan berbagai bekal berupa pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman. Namun, kemampuan tersebut perlu diimbangi dengan karakter yang kuat agar lulusan tidak mudah goyah ketika menghadapi perubahan dan persaingan.

“Kecerdasan akademik harus berjalan beriringan dengan kekuatan mental dan integritas moral. Sebab, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi pendidikan yang ditempuh, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut digunakan dalam kehidupan,” ujarnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan juga dituntut mampu menentukan arah masa depannya sendiri. Kemandirian, kemampuan beradaptasi, serta keberanian mengambil keputusan menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai pilihan dan tantangan.

Ibrahim mengingatkan agar para wisudawan tetap berpegang pada nilai kebenaran dan tanggung jawab dalam setiap langkah yang diambil.

Selain itu, ia meminta seluruh lulusan menjaga nama baik almamater sebagai bentuk tanggung jawab setelah menyelesaikan pendidikan di UBB.

“Jagalah nama baik almamater karena Anda besar dan tumbuh menjadi orang cerdas dan terpelajar dari rahim Universitas Bangka Belitung,” pesan Ibrahim.

Dalam wisuda yang mengangkat tema Pejuang Keluarga tersebut, Ibrahim juga mengingatkan bahwa keberhasilan meraih gelar akademik tidak terlepas dari dukungan dan pengorbanan orang tua maupun keluarga

“Di balik kisah kita hari ini, ada tulang punggung yang sangat kuat menyanggah kita,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi sambutannya.

Wisuda ke-38 UBB diikuti 655 lulusan yang berasal dari enam fakultas. Rinciannya, Fakultas Sains dan Teknik sebanyak 166 orang, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan 131 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 158 orang, Fakultas Hukum 57 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 78 orang, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 65 orang.

Melalui momentum tersebut, para lulusan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Ilmu yang diperoleh selama perkuliahan perlu diwujudkan dalam karya dan kontribusi nyata, sekaligus menjadi bekal untuk menghadapi tantangan kehidupan dengan tetap menjaga integritas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *