Tuatunu Dipilih Jadi Kampung Zakat, Gerakan Berbagi Dimulai dari Masyarakat

Pangkalpinang, IrroNews.com – Gerakan zakat berbasis masyarakat mulai dibangun di Tuatunu. Wilayah tersebut ditetapkan sebagai Kampung Zakat dalam rangkaian Festival Nganggung 1000 Pintu 1000 Dulang di Masjid Raya Tuatunu, Selasa (25/8/2026).

Program yang didukung BAZNAS Kota Pangkalpinang dan BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Ketua Lembaga Adat Melayu Tuatunu, Zulkifli, mengatakan penetapan Tuatunu sebagai Kampung Zakat merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat setempat. Terlebih, wilayah tersebut dijadikan sebagai proyek percontohan untuk mendorong budaya berzakat di masyarakat.

“Kami launching Tuatunu adalah Kampung Zakat. Ini merupakan pilot project, suatu kampung yang akan gemar berzakat di Kota Pangkalpinang ini yang dimulai dari Tuatunu,” ujar Zulkifli.

Menurut Zulkifli, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengumpulan zakat, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat bahwa zakat memiliki manfaat sosial yang besar bagi lingkungan sekitar.

Ia berharap masyarakat Tuatunu dapat menjadi bagian aktif dalam gerakan tersebut, sehingga zakat yang dihimpun nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.

Semangat tersebut, kata dia, sejalan dengan karakter masyarakat Tuatunu yang selama ini dikenal memiliki tradisi kebersamaan dan gotong royong.

Nilai berbagi tersebut salah satunya tercermin dalam tradisi nganggung. Dalam tradisi tersebut, masyarakat membawa makanan dari rumah masing-masing untuk kemudian dinikmati secara bersama-sama tanpa membedakan latar belakang sosial.

“Dia merupakan simbol dari persatuan dan kesatuan di antara kita. Dia adalah merupakan simbol kegotongroyongan di antara kita,” katanya.

Zulkifli menilai semangat kebersamaan yang telah tumbuh melalui tradisi masyarakat dapat menjadi modal sosial dalam mengembangkan Kampung Zakat.

Dengan adanya program tersebut, masyarakat diharapkan semakin terbiasa menyalurkan zakat dan meningkatkan kepedulian terhadap warga yang berada dalam kondisi membutuhkan.

Peluncuran Kampung Zakat Tuatunu juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dihadiri Pemerintah Kota Pangkalpinang, BAZNAS Kota Pangkalpinang, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga setempat.

Ke depan, Tuatunu diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam mengembangkan gerakan zakat yang tumbuh dari lingkungan masyarakat.

Melalui Kampung Zakat, gerakan berbagi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat dalam memperkuat kepedulian sosial dan membantu warga yang membutuhkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *