Prof Udin Tinjau Langsung Banjir ROB di Kawasan Pesisir

Pangkalpinang, IrroNews.com – Walikota Pangkalpinang, Prof Saprudin (Udin) segera turun ke lapangan setelah menerima laporan adanya banjir ROB yang melanda kawasan Kampung Opas, Kelurahan Gedung Nasional, dan sekitarnya, Minggu (7/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang serta Lurah Gedung Nasional untuk memastikan pendataan rumah-rumah warga yang terendam banjir di berbagai gang dan lorong.

Bacaan Lainnya

Banjir ROB ini dipicu oleh pasang air laut yang mengikuti fase bulan purnama dan diperparah dengan hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut. Menurut Walikota, pasang air laut tahun ini mengalami puncaknya dan diperkirakan akan berlangsung selama 4 hingga 5 jam sebelum akhirnya surut.

“Sejak pagi kami menerima laporan mengenai kenaikan pasang air laut yang menggenangi sejumlah kawasan pesisir. Kami sudah berkeliling hampir seluruh kawasan terdampak. Pasang air laut tahun ini lebih tinggi dari biasanya. Kami akan terus berupaya untuk memberikan penanganan sebaik mungkin dan memenuhi kebutuhan warga selama beberapa hari ke depan,” ujar Prof Udin.

Ketinggian air yang terdampak banjir bervariasi. Di beberapa lokasi, air hanya mencapai betis, namun ada juga titik yang mencapai ketinggian sekitar 70 sentimeter, setinggi lutut orang dewasa. Beberapa kawasan pesisir seperti Gedung Nasional, Trem Seberang, dan Kampung Senyum tercatat sebagai titik terparah yang terendam.

Para warga mengakui bahwa banjir rob kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa bulan terakhir. Fenomena banjir rob di kawasan pesisir Pangkalpinang sendiri sudah menjadi kejadian tahunan, terutama saat pasang air laut mencapai puncaknya. Beberapa hari terakhir, hampir seluruh wilayah pesisir di kota ini merasakan dampak dari fenomena tersebut.

“Ini adalah kejadian tahunan. Biasanya, dampaknya cukup meluas dan warga yang terdampak cukup banyak. Kami berharap pasang air laut segera surut dan kondisi kembali normal. Untuk saat ini, kami akan terus memfokuskan perhatian pada penanganan warga dan memastikan semuanya tetap aman,” tutup Walikota.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *