Pangkalpinang, IrroNews.com – Inovasi menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang, Irfan Triswanda, meraih Peringkat Terbaik I pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026.
Dalam pelatihan tersebut, Irfan menghadirkan proyek perubahan bertajuk TRANS Pangkalpinang, sebuah inovasi penataan jaringan trayek angkutan perkotaan berbasis informasi terintegrasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.
“Melalui TRANS Pangkalpinang, kami ingin menghadirkan layanan transportasi yang lebih tertata, terintegrasi, dan berbasis teknologi sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi layanan angkutan secara lebih mudah,” ujar Irfan, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, proyek perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi pelayanan publik di bidang transportasi agar lebih efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Irfan mengatakan, keberhasilan meraih predikat terbaik dalam PKA bukan semata hasil kerja individu, melainkan buah dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pimpinan, mentor, coach, rekan kerja hingga keluarga.
“Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan, mentor, coach, seluruh rekan kerja di Dishub Kota Pangkalpinang, serta keluarga yang selalu memberikan dukungan dan doa,” katanya.
Ia menjelaskan, pelatihan kepemimpinan yang diikutinya memberikan banyak pengalaman dalam memimpin perubahan, membangun kolaborasi, serta merancang solusi inovatif terhadap berbagai persoalan di lingkungan kerja.
Meski harus membagi waktu antara tugas kedinasan dan proses pembelajaran, Irfan mengaku tantangan tersebut dapat dilalui dengan manajemen waktu yang baik serta komunikasi yang intensif bersama tim.
Ke depan, proyek TRANS Pangkalpinang akan segera diimplementasikan secara bertahap melalui koordinasi lintas sektor, uji coba, dan evaluasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang juga akan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat, meningkatkan pengawasan, melakukan rekayasa lalu lintas, serta memperluas pemanfaatan teknologi dalam pelayanan transportasi.
“Pelayanan transportasi harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Karena itu, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik,” tegasnya.
Irfan berharap inovasi yang telah dirancang tidak hanya menjadi proyek perubahan dalam pelatihan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Pangkalpinang.
“Harapan saya, pelayanan publik di Kota Pangkalpinang semakin cepat, transparan, berkualitas, dan mampu menjawab harapan masyarakat melalui kepemimpinan yang adaptif serta inovatif,” tutupnya.










