Pangkalpinang, IrroNews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 disusun berdasarkan pemetaan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) untuk tiga tahun ke depan. Langkah tersebut dilakukan agar rekrutmen pegawai benar-benar sesuai kebutuhan pelayanan publik dan kemampuan keuangan daerah.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang, Suprayitno, mengatakan pemerintah daerah tidak lagi menyusun usulan formasi hanya berdasarkan kekosongan jabatan, melainkan melalui analisis kebutuhan yang lebih komprehensif.
“Kita sudah melakukan mapping kebutuhan guru, tenaga kesehatan, maupun tenaga teknis untuk tiga tahun ke depan. Dengan begitu, saat mengusulkan formasi ke KemenPAN-RB, kebutuhan pegawai sudah terukur dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” ujarnya.
Menurut Suprayitno, pemetaan tersebut mencakup kebutuhan tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tenaga teknis, hingga proyeksi pegawai yang akan memasuki masa pensiun. Dengan perencanaan itu, diharapkan komposisi ASN tetap ideal untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, usulan formasi CPNS Tahun 2026 telah disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Saat ini Pemerintah Kota Pangkalpinang masih menunggu persetujuan pemerintah pusat sebelum tahapan seleksi dapat dibuka.
Adapun formasi yang diusulkan masih didominasi sektor pelayanan dasar. Sekitar 40 persen dialokasikan untuk tenaga pendidik, 40 persen tenaga kesehatan, sementara sisanya untuk tenaga teknis sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah.
“Formasi tetap ada untuk tenaga kesehatan, pendidikan, dan teknis. Saat ini prosesnya masih di KemenPAN-RB dan kita tinggal menunggu persetujuan pelaksanaan pembukaan CPNS,” kata Suprayitno.
Ia berharap proses persetujuan dari pemerintah pusat dapat segera selesai sehingga jadwal pelaksanaan seleksi CPNS 2026 bisa diumumkan kepada masyarakat. Apabila mengacu pada pola pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, pembukaan seleksi diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.










