Polresta Pangkalpinang Rangkul Warga Lewat Aksi Takjil Ramadan

Pangkalpinang, IrroNews.com – Suasana sore di Pangkalpinang pada Selasa (24/2/2026) tampak berbeda dari biasanya. Di sebuah gang tak jauh dari Markas Komando Polresta Pangkalpinang, warga mulai berkumpul menjelang waktu berbuka puasa. Anak-anak berjejer rapi, sementara para orang tua menyambut dengan senyum hangat.

Kedatangan jajaran kepolisian sore itu bukan untuk melakukan penertiban ataupun patroli rutin. Dipimpin langsung Kapolresta Pangkalpinang, Max Mariners, rombongan hadir membawa ratusan paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Bacaan Lainnya

Dengan suasana santai dan penuh keakraban, para personel menyapa warga satu per satu. Tidak ada sekat formalitas. Obrolan ringan dan canda kecil mengiringi pembagian makanan berbuka yang dilakukan secara langsung.

Kapolresta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya di momentum Ramadan yang sarat nilai kepedulian.

“Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dan memperkuat silaturahmi. Kami ingin menunjukkan bahwa polisi selalu hadir, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial,” ujarnya.

Menariknya, seluruh takjil yang dibagikan berasal dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Aneka kue tradisional, minuman segar, hingga camilan khas daerah disiapkan oleh para pedagang di Pangkalpinang. Langkah ini sekaligus menjadi dukungan nyata bagi perekonomian warga setempat.

Bagi masyarakat yang menerima, kegiatan tersebut bukan sekadar pembagian makanan gratis. Kehadiran pimpinan kepolisian secara langsung di lingkungan mereka menjadi simbol kedekatan yang jarang terjadi.

Menjelang azan Magrib, warga mulai kembali ke rumah masing-masing membawa paket takjil. Anak-anak berlari kecil dengan wajah ceria, sementara para orang tua tampak berbincang ringan membahas kegiatan sore itu.

Di tengah rutinitas menjaga keamanan kota, aksi sederhana ini menjadi pengingat bahwa kedekatan dan empati mampu membangun kepercayaan. Ramadan pun kembali membuktikan dirinya sebagai momen yang menyatukan, bahkan di sudut gang kecil sekalipun.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *