Porprov Babel 2026 Tetap Digelar, Ricky Kurniawan Tegaskan 26 Cabor Siap Dipertandingkan

Pangkalpinang, IrroNews.com – Ketua Umum KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ricky Kurniawan, menegaskan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Babel 2026 tetap akan digelar dengan mempertandingkan 26 cabang olahraga (cabor), meskipun pelaksanaannya menghadapi keterbatasan anggaran.

Ricky menyampaikan bahwa konsep penyelenggaraan Porprov 2026 akan mengalami perubahan dibandingkan edisi sebelumnya. Kali ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan bertindak langsung sebagai penyelenggara melalui Pengurus Besar (PB) Porprov yang diketuai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel. Sementara itu, KONI Provinsi berperan sebagai panitia pengawas dan pengarah (Panwasrah).

Bacaan Lainnya

“Model pelaksanaannya berbeda. Pemerintah provinsi menjadi pelaksana utama, sedangkan KONI bertugas mengawasi dan mengarahkan agar pelaksanaan tetap sesuai regulasi olahraga,” kata Ricky, Sabtu (20/12/2025).

Ia menjelaskan, Kota Pangkalpinang akan menjadi pusat utama pertandingan. Dari total 26 cabor, sekitar 22 hingga 24 cabang olahraga dijadwalkan berlangsung di Pangkalpinang dan wilayah sekitarnya.

“Beberapa cabor akan digelar di luar Pangkalpinang, di antaranya dua cabor di Pangkalan Baru, Bangka Tengah, serta beberapa lainnya di Sungailiat, Kabupaten Bangka,” jelasnya.

Ricky tidak menampik bahwa persoalan anggaran menjadi tantangan besar dalam persiapan Porprov kali ini. Hingga saat ini, anggaran yang tersedia baru mencapai sekitar Rp3 miliar, angka yang dinilai masih jauh dari ideal.

“Jika dibandingkan Porprov sebelumnya di Bangka Barat, yang menelan biaya sekitar Rp15,8 miliar untuk 20 cabor dan dua disiplin, tentu ini sangat berbeda,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Babel tetap menunjukkan komitmen untuk berpartisipasi dan mengirimkan atlet terbaiknya. Ricky juga optimistis akan ada penyesuaian atau penambahan anggaran ke depan.

Selain membahas teknis pelaksanaan, Ricky turut memberikan motivasi kepada para atlet agar tetap konsisten menjalani latihan. Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga merupakan hasil dari proses panjang, bukan sesuatu yang instan.

“Kesuksesan atlet tidak datang dalam semalam. Contohnya Robbie Sianturi, yang berlatih belasan tahun hingga akhirnya mampu meraih emas di SEA Games. Ini menjadi pelajaran bahwa kerja keras dan kesabaran adalah kunci,” tuturnya.

Porprov Babel 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet daerah serta upaya menghidupkan kembali semangat olahraga di Kepulauan Bangka Belitung, meskipun dilaksanakan dengan keterbatasan anggaran. (Tn)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *