Digitalisasi Jadi Tantangan, DPRD Bangka Minta Masyarakat Tingkatkan Kapasitas Diri

Sungailiat, IrroNews.com - Perkembangan digitalisasi yang semakin pesat menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. DPRD Kabupaten Bangka mengingatkan pentingnya peningkatan kemampuan dan kapasitas diri agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berbagai ancaman di era digital.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi saat memimpin Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/8/2026).

Dalam sambutannya, Jumadi mengatakan tantangan berbangsa dan bernegara saat ini semakin kompleks. Digitalisasi telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat, namun perkembangan tersebut juga membawa sejumlah risiko.

“Tantangan yang kita hadapi di era ini adalah digitalisasi, yang sudah menjadi keharusan dan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. Disinformasi atau informasi palsu dan keliru, dan kejahatan siber,” kata Jumadi.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi yang diterima agar tidak mudah terjebak dalam penyebaran informasi palsu maupun berbagai bentuk kejahatan di dunia maya.

Selain digitalisasi, Jumadi juga menyoroti derasnya arus globalisasi yang membuat batas antarnegara semakin tipis. Pertukaran informasi, produk, budaya hingga pemikiran berlangsung semakin cepat.

Kondisi tersebut, menurutnya, harus diantisipasi karena dapat membuka ruang masuknya berbagai ideologi yang berpotensi mengancam keutuhan bangsa serta mengikis nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia.

Karena itu, Jumadi mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan lingkungan sekitar sebagai benteng dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kedaulatan bangsa.

“Kita harus meningkatkan kemampuan, kapasitas diri dan lingkungan, untuk menjadi benteng, untuk mencegah ancaman terhadap kedaulatan bangsa,” ujarnya.

Jumadi menegaskan bahwa bangsa yang berdaulat merupakan bangsa yang mampu mengatur pemerintahan, wilayah dan rakyatnya secara mandiri serta terbebas dari intervensi negara lain.

Ia juga mengaitkan kedaulatan dengan program pembangunan nasional, salah satunya melalui penguatan kedaulatan pangan yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam rangka memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Jumadi mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam menjaga kedaulatan bangsa melalui profesi, tugas dan fungsi masing-masing.

“Mari kita bersama berkontribusi, menjaga kedaulatan bangsa, melalui profesi, tugas dan fungsi kita masing-masing, demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran rakyat,” katanya.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Bupati Bangka Fery Insani, Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Wakil Ketua II DPRD Bangka M. Taufik Koriyanto, jajaran Forkopimda, Plt Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, lurah, Dharma Wanita, Paskibraka, insan pers serta undangan lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *