Pemkot Pangkalpinang Matangkan Rencana Pembangunan Parkir Bertingkat di Kawasan Alun-Alun

Pangkalpinang, IrroNews.com – Upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menata sistem perparkiran di pusat kota semakin mengerucut. Dalam pertemuan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bangka Belitung, Selasa (9/12/2025), Pemkot mulai mematangkan rencana pembangunan fasilitas parkir bertingkat di kawasan strategis.

Audiensi yang berlangsung di Ruang SRC Kantor Wali Kota tersebut menyoroti pentingnya penyediaan area parkir alternatif menyusul larangan parkir di sepanjang jalan nasional dan jalan provinsi, termasuk Jalan Sudirman dan Jalan A. Yani. Kebijakan ini sejalan dengan aturan pemerintah pusat demi menjaga kelancaran arus transportasi di ruas vital.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin, menilai bahwa penataan parkir tidak bisa hanya sebatas penertiban, tetapi harus disertai penyediaan fasilitas memadai.

“Masyarakat tetap membutuhkan ruang parkir yang mudah dijangkau. Karena itu, Pemkot harus menyiapkan kantong parkir yang representatif,” ujarnya.

Salah satu opsi yang mengemuka adalah pemanfaatan area lapangan tenis di samping Alun-Alun Taman Merdeka. Dalam usulan BPTD, area tersebut dapat dibangun menjadi lahan parkir dua lantai. Desain awal menyebutkan bahwa lantai atas tetap digunakan sebagai lapangan tenis, sementara lantai bawah dijadikan area parkir khusus.

Rencana tersebut dinilai realistis, mengingat kawasan alun-alun merupakan salah satu titik dengan aktivitas publik tertinggi. Selain itu, area food court yang berada di lokasi yang sama tetap akan dipertahankan sebagai ruang kuliner masyarakat.

“Kami ingin menata kawasan ini tanpa menghilangkan fungsi sosial yang sudah melekat. Parkir akan diatur ulang agar lebih teratur, tetapi aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung,” kata Prof Udin.

Pemkot Pangkalpinang memastikan langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mewujudkan kota yang lebih tertib dan ramah bagi pengendara maupun pejalan kaki. Dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah optimistis penataan transportasi kota dapat berjalan lebih cepat dan terencana. (Tn)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *